Tukang Becak Masuk Tol di Surabaya, Ternyata Ingin Mudik ke Margomulyo

  Minggu, 16 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Tangkapan layar pengendara becak diamankan petugas di Pintu Tol Surabaya-Gresik, Sabtu (15/5/2021).

TANDES, AYOSURABAYA.COM -- Video seorang pengayuh becak dan 2 penumpangnya di exit Tol Surabaya-Gresik viral pada Jumat (14/5/2021) lalu. Pada Sabtu (15/5/2021) kemarin, AyoSurabaya.com mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak terkait, dalam hal ini PT Margabumi Matraraya (MBMR).

Humas PT MBMR Andjar Hari Sutoto membenarkan video berdurasi 60 detik itu. Bahkan, petugas tol dibuat kaget dengan ulah seorang pengayuh becak itu. 

Menurutnya, pengemudi becak itu sengaja melintasi jalur tol lantaran ingin lebih cepat sampai tujuan dan menganggap jalur tol sepi saat masa libur Lebaran 1442 H. Harapannya, bisa segera sampai ke rumah sanak saudara di kawasan Margomulyo, Surabaya.

AYO BACA : Contoh Surat Lamaran CPNS 2021, Harus Ditulis Tangan

"Memang ada unsur kesengajaan. Karena tol sepi, dia mencoba lewat jalan tol. Tujuannya ke Margomulyo," ujar Andjar saat dikonfirmasi melalui seluler oleh AyoSurabaya.com, Minggu (16/5/2021).

Namun, 2 penumpang yang dibawanya bukanlah konsumennya. Melainkan keluarganya sendiri dan hendak melakukan mudik skala lokal atau satu wilayah.

AYO BACA : Ukuran Dokumen dan Tipe File yang Perlu Dipersiapkan untuk Pendaftaran CPNS 2021

"Mereka mudik lokal. Dia (pengayuh becak) dan penumpangnya itu satu keluarga," katanya.

Sayangnya, Andjar enggan menjelaskan lebih detil perihal identitas sang pengayuh becak dengan alasan privasi. Pun dengan 2 penumpangnya itu.

Sebelumnya, pengayuh becak masuk dari jalur terbuka di kawasan jalur tol Surabaya-Gresik. Mereka masuk dari Dupak, tepatnya di KM 0+000 menuju Gerbang Tol Tandes Timur 1, tepatnya di KM 2+900 pada Jumat (14/5/2021) siang sekitar pukul 11.05 WIB melalui jalur terbuka.

Si pengayuh becak mengaku sudah menempuh perjalanan sekitar 2,6 kilometer dengan tujuan akhir exit Tol Tandes Timur 1, tepatnya di KM 2+900. Sesampainya di pintu keluar, pengayuh becak dan penumpangnya diberi langsung digelandang petugas menuju pos penjagaan. Disana, identitas mereka dicatat dan diedukasi agar tak mengulangi hal serupa.

"Kita catat identitasnya, kita edukasi, lalu kita lepas," tuturnya.
 

AYO BACA : [Cek Fakta] Cara Mendeteksi Terpapar Virus Corona dengan Tahan Napas 10 Detik

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar