Suasana Persiapan Vaksinasi untuk Warakawuri dan Purnawirawan TNI di Kota Pahlawan

  Senin, 17 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengkroscek persiapan vaksinasi di Rumah Sakit Djawatan Kesehatan Tentara (RS DKT) Gubeng Pojok, Kota Surabaya pada Senin (17/5/2021).

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM -- Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau persiapan vaksinasi di Rumah Sakit Djawatan Kesehatan Tentara (RS DKT) Gubeng Pojok, Kota Surabaya, Senin (17/5/2021).

Di sana, ada sejumlah purnawirawan, Warakawuri, dan Istri serta Suami TNI. Vaksinasi tersebut akan dilaksanakan serentak pada tanggal 18 hingga 21 Mei 2021.

"Saya tegaskan, sesuai anjuran pemerintah, vaksin jenis AstraZeneca (dengan nomor batch atau kode produksi) CTMAV546 aman dan boleh (diberikan)," kata Suharyanto, Senin (17/5/2021).

Suharyanto menuturkan, vaksinasi dengan sasaran yakni purnawirawan, warakawuri, hingga istri atau suami purnawirawan dan TNI tak hanya dilakukan di RS DKT Gubeng Surabaya saja, tapi juga dilaksanakan pada di Korem dan Kodim jajaran Kodam V Brawijaya. Total, ada 12.000 dosis yang akan tersedia.

Berikut detail pembagian vaksinasi AstraZeneca CTMAV546:

- 5.695 Istri atau suami TNI,

- 2.098 dari warakawuri dan purnawirawan,

- 4.307 istri atau suami purnawirawan.

"Ini menjawab adanya beberapa informasi bahwa vaksin AstraZeneca katanya tidak aman. Semuanya divaksin dengan vaksin AstraZeneca CTMAV546," ujar Alumnus Akmil 1989 itu.

Suharyanto menyebutkan, ada 9.500 anggota jajaran Kodam V Brawijaya yang telah divaksinasi dengan vaksin AstraZeneca. Ia memastikan, dari 9.500 anggota jajaran Kodam yang telah divaksin, tak ada yang mengalami kejadian fatal.

Suharyanto meyakini, dengan 12.000 dosis vaksin yang ada saat ini, vaksinasi untuk purnawirawan dan keluarga besar TNI ini akan berjalan aman. Pun dengan persetujuan pemerintah yang memperkuat bahwa vaksin AstraZeneca CTMAV546 diperbolehkan.

Di sisi lain, vaksin AstraZeneca dengan kode produksi CTMAV547 ditunda. Sebab, masih diteliti lebih lanjut oleh BPPOM.

Vaksinasi itu dilakukan serentak di Korem dan Kodim jajaran Kodam V Brawijaya. Rencananya, akan dilakukan pada tanggal 18 hingga 21 Mei 2021. Apabila belum rampung sesuai tanggal yang ditentukan, Suharyanto akan menambah durasi vaksinasi sebanyak 2 hari.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar