Kapolrestabes Berikan Atensi Khusus terhadap Kasus Pengeroyokan Jurnalis Online di Kawasan Ciliwung, Surabaya

  Selasa, 18 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Wartawan Detik.com, Suki (32) menunjukan sejumlah luka lebam di tubuhnya dan laporan polisi usai dikeroyok orang tak dikenal kepada AyoSurabaya.com, Rabu (12/5/2021).
WONOKROMO, AYOSURABAYA.COM - Polrestabes Surabaya memberikan atensi penuh terhadap kasus pengeroyokan yang dialami jurnalis media online Detik.com di kawasan Ciliwung beberapa waktu lalu. Bahkan, berkomitmen hendak menangkap pelaku secepatnya. 
 
Hal itu disampaikan langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombes Jhonny Eddizon Isir usai konferensi pers Anev Operasi Ketupat 2021 di Satpas Colombo, Selasa (18/5/2021) siang. Dia menegaskan, pihaknya akan menambah jumlah personel di titik yang menjadi episentrum kerawanan di kota pahlawan. Pun dengan kawasan pengeroyokan yang terjadi beberapa waktu lalu.
 
"Jadi, titik-titik yang bisa dikatakan menjadi episentrum kerawanan, akan kita tempatkan (floating kekuatan personel) di situ," kata Isir, Selasa (18/5/2021).
 
Isir menjelaskan, pihaknya memantau proses penyelidikan secara kontinu perihal kasus itu. Ia pun meminta doa dan dukungan dari para jurnalis dan masyarakat agar kasus tersebut segera rampung.
 
"Saya masih terus memantau proses tersebut. Khusus kejahatan, ada kawan kita yang kena, itu sedang dalam proses penyelidikan, dalam rangka penyelidikan," ujarnya.
 
Ia berharap, kasus itu segera terbongkar dan tak terjadi hal serupa dikemudian hari. "Mudah-mudahan (segera tertangkap), mohon doa restunya dalam waktu dekat, tidak terlalu lama itu bisa terungkap," tuturnya.
 
Dalam pemberitaan sebelumnya, Polisi terus berusaha maksimal mengungkap kasus begal redaktur Detik.con di kawasan Ciliwung, Wonokromo.
 
CCTV menjadi kendala dalam pengungkapan kasus tersebut usai dilakukan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi dan melihat juga Surabaya Intelligent Transport System (SITS) milik Dishub Kota Surabaya perihal analisa rekaman CCTV. Sayangnya, plat nomor kendaraan yang ditunggangi para pelaku tak terbaca.
 
Kendati demikian, pihak kepolisian berkomitmen terus melakukan upaya pengungkapan kasus yang menimpa editor Detik.com yang menjadi korban begal serta pengeroyokan pada Rabu (12/5/2021) lalu. Akibat kejadian itu, Suki (32) mengalami luka di bagian mulut dan tangannya.
 
Suki dikeroyok 3 hingga 4 orang yang sebelumnya menuduhnya telah menabrak motornya. Ketika akan berlindung di sebuah bank yang dijaga seorang petugas keamanan, Suki malah dikeroyok para pelaku dan terpaksa memberikan uang senilai Rp 100.000 miliknya dengan harapan para pelaku tak menyakitinya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar