Untuk Pejuang Kartu Prakerja, Begini Cara Cepat Cairkan Insentif !

  Rabu, 19 Mei 2021   Icheiko Ramadhanty
Setidaknya terdapat 40 ribuan orang yang kepesertaannya dicabut dari gelombang 12 hingga 16.

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Penerima Kartu Prakerja masih banyak yang mensia-siakan kesempatan untuk menerima insentif. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kuota yang dicabut karena mereka tidak membeli pelatihan pertama hingga batas waktu yang ditentukan.

Dikutip dari ayojakarta.com, setidaknya terdapat 40 ribuan orang yang kepesertaannya dicabut dari gelombang 12 hingga 16. Lantas bagaimana cara untuk membeli pelatihan pertama dan mengamankan insentif agar tidak hangus?

Tata cara membeli pelatihan:

1. Pilih salah satu dari 7 platform yang ada di dashboard Kartu Prakerja, baik sesuai skill maupun minat

2. Anda akan diarahkan ke laman baru dan tata cara membeli pelatihan dengan kategori ‘Kartu Prakerja’

3. Jika sudah memilih program pelatihan, klik tombol ‘Beli’

4. Salin nomor Kartu Prakerja Anda di laman dashboard

5. Tempel nomor Kartu Prakerja yang sudah disalin ke menu pembelian pelatihan

6. Tunggu hingga transaksi berhasil

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan memberikan rating atau survei, guna pencairan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali atau Rp 150 ribu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar