Gula Putih / Gula Merah, Penderita Diabetes Harus Makan yang Mana?

  Sabtu, 29 Mei 2021   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi gula putih. (Myriams-Fotos dari Pixabay)

Menurut Anda, mana yang lebih aman dan sehat antara gula merah atau gula putih bagi penderita diabetes? Ini penjelasannya.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Gula merah sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama, baik sebagai pemanis alami ataupun bumbu masakan. Lebih dari itu, gula merah juga dianggap lebih baik dikonsumsi bagi penderita diabetes daripada gula putih.

Dikutip dari alodokter.com, mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa gula merah yang berasal dari nira pohon kelapa ini memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan, seperti zat besi, mineral, zinc, kalsium, kalium, polifenol, antioksidan, serta inulin. Tidak hanya itu, indeks glikemik (IG) gula merah juga lebih rendah dibandingkan dengan pemanis lainnya. Sehingga wajar bila gula merah kerap dikonsumsi penderita diabetes.

Kadar Gula Darah Normal Berapa? Jika Diabetes, 5 Buah Ini Harus Dihindari

Manfaat Gula Merah Dibandingkan Gula Putih

Manfaat gula merah selama ini dianggap lebih baik dibandingkan gula putih, terlebih setelah diketahui memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, yaitu sekitar 54. Indeks glikemik sendiri adalah angka yang menggambarkan dampak makanan tertentu terhadap peningkatan kadar gula darah seseorang.

Indeks glikemik tinggi berada di atas angka 70. Artinya, karbohidrat dalam makanan cepat terurai dan melepaskan glukosa ke darah. Beberapa makanan dengan angka IG tinggi, antara lain:

  • Nasi putih.
  • Roti putih.
  • Roti gandum utuh.
  • Bubur nasi.
  • Bubur oat instan.
  • Kentang.
  • Kripik.

Sementara itu, angka 55 dan di bawahnya mengindikasikan sebaliknya. Makanan dengan angka IG rendah, seperti gula merah, pasta, kacang merah, kacang kedelai, buncis, jeruk, wortel, pisang, mangga, stroberi, dan kurma. Sedangkan gula putih atau sukrosa tergolong ke dalam IG menengah di kisaran angka IG 56-69.

Namun, perlu diingat bahwa angka IG pada makanan bisa berbeda pada individu satu dengan yang lainnya, tergantung dari bagaimana mengkombinasikan makanan yang akan dikonsumsi. Misalnya, indeks glikemik gula merah yang sebenarnya rendah dapat menjadi tinggi, bila dikonsumsi bersamaan dengan bahan makanan lain yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi.

Terlepas dari itu, dengan angka IG yang tergolong kecil, gula merah diklaim bisa menjadi pilihan yang lebih baik bagi pasien diabetes dibandingkan dengan gula putih yang angka IG-nya sedikit lebih tinggi.

Ini Kadar Gula Darah Normal Wanita dan Cara agar Gula Darah Normal

Gula Merah Lebih Aman, Tapi Bukan Berarti Bebas

Meski gula merah tergolong aman dikonsumsi penderita diabetes. Bukan berarti gula merah lantas dapat dikonsumsi dengan bebas. Hal ini karena kandungan kalori pada gula merah hampir setara dengan gula putih, yaitu sekitar empat gram karbohidrat dan 16 kalori per sendok teh.

Di samping itu, gula merah yang beredar di pasaran juga bisa saja sudah dicampur dengan gula tebu dan bahan lainnya, yang membuat indeks glikemiknya menjadi tinggi. Oleh karena itu, bila ingin menggunakan gula merah sebagai pemanis, kuncinya adalah mengonsumsinya dalam jumlah terbatas. Bila Anda mengonsumsi gula merah secara berlebihan, tetap saja akan meningkatkan risiko terkena sindrom metabolik dan obesitas.

Jika Anda penderita diabetes dan betul-betul sedang ingin menyantap camilan manis, Anda bisa memilih makanan alternatif yang sehat, seperti salad buah atau buah segar. Bila Anda tetap ingin memakai gula, apa pun jenis gulanya, perhatikan jumlah karbohidrat total di label produk. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan kembali rencana diet harian Anda sesuai dengan perhitungan karbohidrat dan kalori yang diperbolehkan. Jangan ragu berkonsultasi ke dokter gizi untuk mengetahui manfaat lengkap dari gula merah.

8 Cara Memutihkan Kulit secara Alami di Rumah, Mudah Banget!

Itulah penjelasan mengenai mana yang lebih sehat antara gula merah dan gula putih bagi penderita diabetes.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar