Penderita Diabetes Rawan Covid-19, Ini Kadar Gula Darah Normal Wanita & Pria yang Wajib Dikontrol

  Senin, 31 Mei 2021   M. Naufal Hafizh
Ini Kadar Gula Darah Normal Wanita & Pria yang Wajib Dikontrol agar risiko terkena Covid-19 rendah. (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Penderita diabetes rawan terkena Covid-19 sehingga kadar gula darah normal wanita dan pria harus dijaga agar tidak tinggi.

Selain diabetes, ada beberapa penyakit yang membuat penderitanya rawan terjangkit Covid-19.

Mengutip Alodokter, berikut ini 5 penyakit yang rawan terkena Covid-19:

1. Diabetes

Diabetes yang tidak segera diobati dan tidak dikontrol akan membuat daya tahan tubuh lemah dan merusak organ-organ tubuh. Hal ini yang membuat penderita diabetes lebih rentan terkena corona dan komplikasi fatal akibat infeksi virus tersebut.

Selain itu, infeksi virus Corona juga terlihat dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi berbahaya dari penyakit diabetes, seperti ketoasidosis diabetik dan sepsis. Berbagai komplikasi diabetes tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kematian akibat corona pada penderita diabetes.

2. Penyakit ginjal

Infeksi virus Corona paling banyak menyerang saluran pernapasan, tetapi virus ini juga bisa merusak organ tubuh lainnya, termasuk ginjal.

Beberapa laporan telah menyebutkan bahwa ada sebagian penderita Covid-19 yang mengalami gagal ginjal akut, padahal mereka tidak memiliki riwayat penyakit ginjal.

Selain itu, infeksi virus Corona juga diketahui lebih berisiko terjadi pada orang yang memiliki penyakit ginjal kronis, rutin menjalani prosedur cuci darah, atau pernah menjalani operasi transplantasi ginjal.

5 Buah yang Harus Dihindari agar Gula Darah Normal

3. Penyakit kardiovaskular

Penderita penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, dan hipertensi, umumnya memiliki kondisi jantung yang kurang baik dan sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Hal ini membuat para penderita penyakit tersebut rentan menderita Covid-19 dengan gejala yang lebih berat.

Beberapa laporan pun menyebutkan bahwa risiko kematian akibat corona pada penderita penyakit kardiovaskular lebih tinggi daripada penderita Covid-19 yang sebelumnya sehat.

4. Gangguan pernapasan kronis

Covid-19 umumnya menyerang saluran pernapasan. Oleh karena itu, orang yang memiliki penyakit kronis pada saluran pernapasan, seperti PPOK dan asma, berisiko tinggi mengalami gejala yang parah ketika terinfeksi virus Corona.

Ketika terjangkit Covid-19, penderita penyakit pernapasan kronis akan lebih rentan mengalami gangguan pernapasan berat, seperti serangan asma, pneumonia, atau bahkan gagal napas, yang disebabkan karena badai sitokin.

5. Kanker

Penderita kanker tergolong dalam kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi virus Corona dengan gejala berat dan komplikasi serius. Hal ini lantaran sistem kekebalan tubuh para penderita kanker tidak kuat dalam melawan infeksi.

Lemahnya sistem kekebalan tubuh penderita kanker ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya gangguan pada sel darah putih atau efek samping kemoterapi.

Selain beberapa penyakit di atas, COVID-19 juga lebih berisiko menyerang penderita penyakit autoimun. Hal ini karena penderita penyakit tersebut umumnya akan mendapatkan obat-obatan penekan sistem imun, sehingga daya tahan tubuh mereka lemah dan rentan terserang infeksi.

Mulai 1 Juni Cek Saldo di ATM BNI, BRI, BTN dan Mandiri Kena Biaya, Ini Besarannya

Kadar Gula Darah Normal Wanita & Pria

Kadar gula darah normal wanita & pria berapa? Adakah buah yang harus dihindari penderita diabetes?

Menurut penjelasan dari dr Ester Agustina, kadar gula darah wanita maupun pria tidak berbeda. Rata-rata memiliki kadar gula darah yang sama.

Kadar gula darah normal bisa berubah sebelum dan sesudah makan atau juga saat waktunya tidur. Kadar normal darah pun tidak berpatokan pada satu angka baku.

Kisaran Kadar Gula Darah Normal

Seusai makan, sistem pencernaan Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi.

Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih akan disimpan di hati untuk dipakai di kemudian hari.

Berikut ini kadar gula darah normal pada tubuh, batas kadar gula darah rendah dan batas kadar gula darah tinggi:

  1. Sebelum makan: sekitar 70-130 mg/dL
  2. Dua jam setelah makan: kurang dari 140 mg/dL
  3. Setelah tidak makan (puasa) selama setidaknya delapan jam: kurang dari 100 mg/dL
  4. Menjelang tidur: 100 – 140 mg/dL

8 Cara Memutihkan Kulit secara Alami di Rumah, Mudah Banget!

Ciri-ciri Gula Darah Tinggi:

Seperti dilansir dari Daily Star, berikut adalah 6 tanda seseorang memiliki kadar gula darah tinggi.

1. Terus merasa lelah

Tubuh mengubah makanan menjadi glukosa yang digunakan tubuh untuk mengisi energi. Mereka yang menderita diabetes tipe 2 tidak akan memiliki cukup insulin untuk membuat glukosa yang dapat membuat penderita merasa lelah terus menerus.

Tanda-tanda Anda Idap Diabetes, Sering Lelah di Jam-jam Ini

 2. Penglihatan kabur

Kelebihan gula darah yang disebabkan oleh diabetes tipe 2 dapat merusak pembuluh darah kecil di mata. Hal ini dapat menyebabkan penglihatan kabur, di satu atau kedua mata, yang mungkin datang dan pergi.

3. Penyembuhan luka melambat

Memiliki gula darah tinggi dari waktu ke waktu dapat memengaruhi aliran darah yang menyebabkan kerusakan saraf. Ini bisa membuat tubuh Anda sulit menyembuhkan luka.

4. Sangat sering buang air kecil

Ginjal bekerja ekstra keras pada mereka yang menderita diabetes, karena mereka mencoba menghilangkan kelebihan gula dengan menyaringnya keluar dari darah. Hal ini membuat penderita diabetes perlu buang air kecil lebih sering.

5. Selalu merasa haus dan lapar

Mereka yang menderita diabetes tipe 2 sering tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang mereka makan. Karena penderita diabetes tidak memiliki cukup glukosa untuk bergerak ke dalam sel-sel tubuh, membuat mereka merasa lapar terus-menerus.

Selain itu, karena sering buang air kecil, maka akan menyebabkan tubuh kehilangan air tambahan. Ini dapat menyebabkan dehidrasi, dan membuat penderita merasa lebih haus dari biasanya.

6. Kesemutan, mati rasa atau sakit di tangan dan kaki

Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi sirkulasi darah, dan merusak saraf di dalam tubuh.

Jika seseorang memiliki diabetes tipe 2 yang tidak terdiagnosis, mereka mungkin merasakan kesemutan atau kesakitan di tangan dan kaki.

Selain itu, kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol juga bisa menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti ketoasidosis diabetik dan sindrom hiperglikemi hiperosmolar nonketotik (HHNK).

Cara agar Gula Darah Normal

Olahraga rutin

Dengan rutin olahraga, Anda bisa menstabilkan gula darah. Lakukan olahraga setidaknya 2,5 jam per minggu secara teratur. Anda bisa melatih kekuatan otot-otot tubuh karena peranannya dalam menggunakan dan menyimpan gula sangat besar. Hal tersebut bisa membuat kadar gula darah tetap normal. Namun ingat, jangan berlebihan melakukan aktivitas fisik karena hal tersebut bisa memicu hipoglikemia.

Perhatikan asupan makanan

Sebaiknya batasi konsumsi karbohidrat. Sumber karbohidrat yang bisa Anda pilih yaitu ubi, pasta dari biji-bijian utuh, dan nasi merah. Makanan lain yang bagus untuk Anda konsumsi yaitu kacang-kacangan seperti almond, ikan salmon, daging dada ayam tanpa kulit,  brokoli, bayam, dan kayu manis.

Makan tepat waktu

Jangan melewatkan waktu makan Anda, terutama sarapan. Jika hal ini terjadi, rasa lapar akan meningkat di jam makan berikutnya. Hasilnya Anda akan makan secara berlebihan, kemudian naiklah gula darah Anda. Makan tiga kali sehari ditambah dua camilan bernutrisi di sela-sela jam makan bisa membantu gula darah tetap normal.

Hindari stres

Sebaiknya segera atasi stres yang Anda alami, karena kondisi ini bisa membuat kadar gula darah Anda meningkat.

Selalu sedia camilan manis

Selalu bawa camilan manis seperti permen untuk mencegah kadar gula darah menurun drastis. Namun jangan mengonsumsinya secara berlebihan.

Untuk mengetahui kadar gula darah normal, tes gula darah bisa dilakukan di rumah sakit, atau jika ingin praktis Anda bisa membeli alat tes gula darah yang bisa dipakai di rumah. Namun, untuk memantau kadar gula darah selama 2 sampai 3 bulan terakhir, diperlukan tes haemoglobin A1c (HbA1c) di laboratorium. Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis tes darah yang dibutuhkan, demikian dikutip Alodokter.

Itulah kadar gula darah normal wanita dan pria, batas kadar gula darah rendah dan batas kadar gula darah tinggi, serta cara agar gula darah normal sehingga risiko terjangkit Covid-19 semakin rendah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar