Data Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah Kelurahan di Surabaya per 10 Juni

  Kamis, 10 Juni 2021   Andres Fatubun

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Data lawancovid-19.surabaya per 9 juni 2021 tentang zona risiko penyebaran Covid-19 di Surabaya menunjukkan tidak ada satupun kelurahan yang masuk zona merah. 

Merujuk data yang diakses pada Kamis, 10 Juni 2021, pagi dari 154 kelurahan, 76 kelurahan masuk zona hijau, 76 zona kuning, dan 2 zona oranye. 

Waspada Virus Corona Varian B117 Masuk Surabaya

DPRD Kota Surabaya meminta pemerintah kota setempat mewaspadai munculnya varian baru Covid-19 jenis B.117 strain UK (Inggris) dari pasien asal Bangkalan. Hal itu sebagaimana temuan Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair).

"Pemkot Surabaya harus mewaspadai adanya varian baru Covid-19 ini. Jangan sampai menyebar di Surabaya," kata Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo di Surabaya, Rabu.

Untuk itu, pihaknya mengusulkan agar semua warga dari wilayah Madura yang hendak masuk ke Kota Surabaya diwajibkan tes Covid-19. Tidak hanya tes cepat antigen, melainkan langsung swab PCR 

"Jadi, pengendara kendaraan roda empat maupun dua di Suramadu harus dihentikan untuk tes Covid-19 sebelum masuk Surabaya," ujarnya.

Hal sama juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. Ia mendukung upaya Pemkot Surabaya melindungi warganya dalam melakukan penyekatan di Suramadu dan menggelar rapidtesantigen."Ini juga upaya bersama Pemkab Bangkalan dalam upaya penanganan Covid-19," ujarnya.

Hasil penelitian ITD Unair, ada salah satu pasien dari Bangkalan yang hasil swab tesnya menunjukkan terinfeksi varian B117 UK atau oleh WHO disebut varian alpha. Pakar Imunologi Unair sekaligus Dewan Pakar Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur Dr. dr. Agung Dwi Wahyu Widodo sebelumnya menyatakan virus varian baru tersebut terkenal cukup ganas, bahkan penularan virus tersebut di Inggris meningkat 40 persen hingga 90 persen.

Titik Penyekatan Terpusat

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya mengusulkan untuk membuat satu titik lokasi penyekatan di area Jembatan Suramadu sebagai upaya memudahkan penanganan Covid-19 yang dilakukan secara bersama-sama. Untuk lokasi satu titik tersebut saat ini masih dikaji.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan satu titik itu nanti ada dari Pemkot Surabaya, Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan TNI-Polri. Sehingga, nantinya akan bersama-sama melakukan rapid tes antigen bagi pengendara kendaraan bermotor baik yang dari Madura ke Surabaya maupun dari Surabaya ke Madura.

Penetapan Zona

Penetapan zona dalam PPKM mikro diatur dalam Instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021. Pertimbangan kriteria zonasi pengendalian wilayah diberlakukan hingga tingkat rukun tetangga (RT).

Berikut rincian kriteria zona dalam PPKM mikro.

1. Zona Hijau dengan kriteria tidak ada kasus COVID-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek di tes dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala.

2. Zona Kuning dengan kriteria jika terdapat satu sampai dengan lima rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

3. Zona Oranye dengan kriteria jika terdapat  enam sampai dengan sepuluh rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat, serta menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.

4. Zona Merah dengan kriteria jika terdapat lebih dari sepuluh rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah pemberlakuan PPKM tingkat RT yang mencakup:

  • menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat;
  • melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat;
  • menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial;
  • melarang kerumuman lebih dan tiga orang;
  • membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00; dan
  • meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumuman dan berpotensi menimbulkan penularan
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar