Antisipasi Ledakan Covid-19, Warga Diminta Disiplin Prokes

  Kamis, 10 Juni 2021   Nur Khansa Ranawati
[Ilustrasi] Simulasi penanganan Covid-19 di RSHS Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Oscar Prima mengatakan, saat ini Indonesia menghadapi ledakan kasus Covid-19. Oleh karenanya, penguatan penerapan protokol kesehatan harus digalakkan.

"Apa pun yang terjadi, kita menghadapi ledakan (kasus Covid-19). Ke depan, yang tidak henti-henti harus kita kuatkan, terutama kampanye 3M, kampanye untuk mengubah perilaku masyarakat masih harus kita lakukan," ungkapnya dalam Forum Diskusi Denpasar 12 bertemakan "Alarm Bahaya Ledakan Gelombang Baru dan Antisipasinya" di Jakarta,  sebagaimana dilansir dari Republika, Kamis 10 Juni 2021.

Selain itu, dia mengatakan, untuk meningkatkan pemetaan sebaran kasus Covid-19, pemerintah saat ini juga tengah menggalakan kembali 3T. Yakni tracing, testing dan treatment atau tes, telusur dan tindakan. Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat juga menjadi program yang terus dikebut. 

"Di sisi lain, pemerintah terus melakukan upaya penguatan testing, tracing, dan treatment," kata Oscar. 

Oscar menuturkan, strategi penanggulangan Covid-19 harus dilakukan dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam melakukan perannya masing-masing. Pemerintah berperan dan berkomitmen terus melakukan upaya peningkatan 3T. 

Sementara, masyarakat berperan penting untuk melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta mendukung vaksinasi.

"Dua sisi (pemerintah dan masyarakat) ini harus saling sinergi dan menguatkan," ungkapnya.

Oscar menuturkan, usai libur panjang, seperti Lebaran, biasanya terjadi peningkatan kasus Covid-19 dan akan mencapai puncaknya sekitar lima sampai tujuh pekan mendatang. 

"Jadi, kemungkinan kenaikan kasus itu diperkirakan dan sampai puncaknya nanti di tengah dan pada akhir Juni. Sekarang tren lagi naik," tuturnya.

Untuk itu, protokol kesehatan harus dilakukan dengan disiplin dan penanganan pandemi Covid-19 harus diperkuat, termasuk kesiapan sumber daya manusia, alat, obat, dan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Dalam menghadapi Covid-19, perlu penguatan dan penegakan disiplin protokol kesehatan pada tingkat keluarga, perkantoran, pesantren, tempat wisata, pasar, dan sebagainya. 

Kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah juga memperkuat kegiatan surveilans genomik untuk mendeteksi strain baru virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar