Sulap Lego jadi Hantaran Unik untuk Pernikahan

  Jumat, 11 Juni 2021   Praditya Fauzi Rahman
Hantaran pernikahan berbahan Lego.

SAWAHAN, AYOSURABAYA.COM -- Hantaran adalah buah tangan ketika calon pengantin pria dan keluarganya hendak mengunjungi calon mempelai wanita, pun sebaliknya. Begitu juga dengan seserahan yang dapat diartikan sebagai peningset (tanda pengikat hati) antara kedua belah pihak keluarga.

Nah, umumnya, hantaran untuk tunangan atau pernikahan terbuat dari bahan kayu atau rotan. Kerap kali diisi hiasan kue, pakaian, hingga perhiasan.

Namun, hantaran dari Owner Red Brick, Albert Kanari antimainstream. Dia membuat hantaran, kado, hingga hampers untuk pernikahan menggunakan Lego.

Albert mengatakan, mulanya ide ini baru digagasnya beberapa bulan silam. Hantaran Lego miliknya diklaim yang pertama di kota pahlawan.

"Mulai bulan Maret (awal membuat), konsep kayak gini (menggunakan Lego)," kata Albert saat ditemui, Jumat (11/6/2021).

Sebelumnya, Albert mengaku telah membuat wedding ring box atau hantaran. Ketika itu dimulai pada tahun 2014. Tetapi, hantaran yang dibuatnya masih terbilang biasa.

Lambat laun, ada seorang klien yang ingin wadah cincin pernikahan dengan figur pada mainan Lego. Namun, bucket yang terbuat dari Lego lengkap dengan figur serta tulisan ‘Happy Graduation’ itu bukan untuk pernikahan, melainkan perayaan kelulusan.

Sejak itulah, Albert mulai berpikir untuk membuat hampers pernikahan dengan figur Lego. Sepengetahuannya, beluk ada pembuatan hantaran di kota pahlawan menggunakan Lego.

"Saya amati, orang Surabaya belum ada yang bikin bucket wedding dari Lego. Akhirnya, saya bikin," tuturnya.

Albert menjelaskan, durasi pembuatannya cukup singkat, yakni sehari saja. Ketika mendapat pesanan, Albert memulai dengan menghias figur lalu memberikan fitur QR code pada sisi bawah. Pada bagian dalam, ada hiasan mata uang rupiah yang dapat dipesan sesuai keinginan oleh customernya.

Perihal QR Code tersebut, Albert menuturkan bisa diputar seluruh pengguna smartphone menggunakan aplikasi musik yang ada pada masing-masing smartphone. "QR code lagu bisa discan melalui aplikasi musik dan ada hiasan uang," tuturnya.

Albert menegaskan, untuk hiasan uang, tidak menggunakan perekat berupa lem. Supaya, tidak merusak uang yang digunakan.

Untuk penjualannya, Albert mengaku masih memasarkan secara online saja. Selain itu, ia juga menjajakan aneka dagangan, seperti hiasan hadiah, face mask, hingga key chain.

"Kalau hantaran wedding, sementara ini belum bisa kirim jauh," katanya.

Dia menyatakan, pangsa pasarnya masih di Kota Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya. Selebihnya, Albert mengaku enggan menerima.

Albert mengungkapkan, untuk pengiriman luar kota maupun luar negeri, masih belum bisa melayani lantaran bahan frame yang digunakan adalah kayu dan kaca. Maka dari itu, rentan rusak apabila dikirim ke luar kota atau luar negeri sekalipun.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar