5 Dampak Buruk Kurang Tidur, dari Depresi Hingga Libido Rendah

  Jumat, 11 Juni 2021   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi sulit tidur di malam hari. Kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan. (Unsplash)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Memiliki kebiasaan bedagang sehingga menyebabkan kurang tidur ternyata punya dampak buruk tersendiri bagi tubuh. Selain kerap membuat lemas di pagi hari, setidaknya ada sejumlah pengaruh lainnya bagi tubuh yang bisa membahayakan.

Dilansir dari WebMd, berikut 5 bahaya dari kurang tidur dalam kehidupan sehari-hari : 

1. Kantuk Menyebabkan Kecelakaan

Kurang tidur menyebabkan tubuh lemas dan mengantuk di keesokan hari hingga menurunkan konsentrasi. Kantuk adalah faktor dalam beberapa bencana terbesar dalam sejarah di era ini : kecelakaan nuklir 1979 di Three Mile Island, tumpahan minyak besar-besaran Exxon Valdez, krisis nuklir 1986 di Chernobyl, dan lain-lain.

Tapi kurang tidur juga dapat menjadi sebab kecelakaan di kehidupan sehari-hari. Mengantuk dapat memperlambat waktu reaksi,  sama seperti mengemudi dalam keadaan mabuk. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional di Amerika Serikat memperkirakan bahwa kelelahan adalah penyebab 100.000 kecelakaan mobil dan 1.550 kematian terkait kecelakaan setahun di A.S. Masalah terbesar terjadi pada orang di bawah 25 tahun.

Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk juga menyebabkan kecelakaan dan cedera di tempat kerja. Dalam sebuah penelitian, pekerja yang mengeluhkan kantuk berlebihan di siang hari memiliki lebih banyak kecelakaan kerja, terutama kecelakaan kerja berulang. 

2. Menurunkan Fungsi Kognitif

Tidur memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar. Kurang tidur merusak proses kognitif ini dalam banyak hal. Pertama, mengganggu perhatian, kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini membuat orang yang kurang tidur akan lebih sulit untuk belajar secara efisien.

Kedua, pada malam hari, berbagai siklus tidur berperan dalam “mengkonsolidasikan” ingatan dalam pikiran. Jika Anda tidak cukup tidur, Anda akan kesulitan mengingat apa yang Anda pelajari dan alami sepanjang hari.

3. Penyebab Masalah Kesehatan Serius

Gangguan tidur dan kurang tidur kronis dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami : 

-Penyakit jantung
-Serangan jantung
-Gagal jantung
-Detak jantung tak teratur
-Tekanan darah tinggi
-Stroke
-Diabetes

4. Menurunkan Gairah Seks

Pakar mengatakan bahwa pria dan wanita yang kurang tidur melaporkan terjadinya penurunan libido dan minat yang lebih rendah terhadap seks. Energi yang terkuras, kantuk, dan ketegangan yang meningkat akibat kurang tidur disinyalir menjadi penyebab utama.

Untuk pria dengan sleep apnea, masalah pernapasan yang mengganggu tidur, mungkin ada faktor lain dalam terjadinya kemerosotan seksual. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism pada tahun 2002 menunjukkan bahwa banyak pria dengan sleep apnea juga memiliki kadar testosteron rendah. Dalam studi tersebut, hampir setengah dari pria yang menderita sleep apnea parah juga mengeluarkan kadar testosteron yang sangat rendah pada malam hari.


5. Meningkatkan Risiko Depresi
Seiring waktu, kurang tidur atau mengalami gangguan tidur dapat berkontribusi pada gejala depresi. Dalam jajak pendapat Sleep in America 2005, orang yang didiagnosis dengan depresi atau kecemasan cenderung tidur kurang dari enam jam di malam hari.

Gangguan tidur yang paling umum, insomnia, memiliki kaitan paling kuat dengan depresi. Dalam sebuah penelitian tahun 2007 terhadap 10.000 orang, mereka yang menderita insomnia lima kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan mereka yang tidak menderita insomnia. Faktanya, insomnia seringkali merupakan salah satu gejala pertama dari depresi.

Insomnia dan depresi saling memakan. Kurang tidur sering memperparah gejala depresi, dan depresi dapat membuat lebih sulit untuk tertidur. Sisi positifnya, mengobati masalah tidur dapat membantu depresi dan gejalanya, dan sebaliknya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar