Kaktus dan Sukulen Cepat Busuk? Simak 4 Tips Merawatnya

  Sabtu, 12 Juni 2021   Redaksi AyoBandung.Com
Kaktus dan sukulen perlu dirawat secara khusus agar tak mudah busuk (Magang-Cicin Yulianti/Ayobandung.com)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Tanaman kaktus dan sukulen adalah beberapa jenis tanaman hias yang saat ini tengah digandrungi. Meski dikenal mudah dirawat, namun, bila salah perhitungan, dua tanaman ini bisa lekas membusuk. 

Oleh karena itu, diperlukan pemahaman soal teknik perawatannya terlebih dahulu.

Fajhar, pemilik kios kaktus dan sukulen Queen Island yang terletak di Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, sedikit menjelaskan bagaimana cara merawat tanaman kaktus dan sukulen anti gagal.

“Siramnya seminggu sekali, bagusnya terkena sinar matahari jadi enggak di tempat gelap karena pertumbuhannya bisa terhambat, terus nanti di medianya dia akan cepat busuk gitu,” terang Fajhar sebagaimana dilansir dari Ayobandung.com, Jumat, 11 Juni 2021.

Fajhar menekankan jika media tanam yang digunakan untuk kaktus dan sukulen haruslah kering supaya tidak membuat batang cepat busuk. Ia mengatakan bahwa media tersebut haruslah terdiri dari tiga komponen.

“Media yang bagus itu campuran dari pupuk kandang, pasir malang atau pasir biasa juga enggak apa-apa, sama sekam bakar atau biasanya sekam mentah. Tiga komponen itu aja,” terang Fajhar.

Selain Fajhar, Rusyana yang telah menggeluti bisnis kaktus dan sukulen lebih dari dua puluh tahun, menambahkan bahwa jangka waktu penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering.

“Dari teknik penyiraman cukup satu minggu sekali, kalau posisinya panas terus kering bisa empat hari sekali, enggak terlalu basah. Kalau target seminggu sekali basah,” ujar Rusyana.

Untuk jenis sukulen dan kaktus, keduanya memiliki karakteristik yang hampir sama sehingga perawatannya pun tidak jauh beda. Lebih lengkap, menurut Siti Hajar Aswad dalam bukunya yang berjudul Petunjuk Praktis Menanam Kaktus, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat tanaman kaktus maupun sukulen, di antaranya:

1. Memperhatikan media tanam
Media tanam kaktus dan sukulen tidak boleh padat. Sehingga, rata-rata terdiri atas campuran tanah kapur, kompos, bubuk bata kasar, dan arang kayu.

2. Pembuangan air harus lancar
Dikarenakan kaktus dan sukulen tak bisa menampung kelebihan air, maka lubang
pembuangan air pada pot haruslah besar. Adapun jenis pot yang mampu menyerap air lebih cepat yakni teraccota atau pot gerabah.

3. Penyiraman
Tanaman kaktus dan sukulen cukup disiram 3-10 hari sekali karena termasuk ke dalam tanaman hemat air. Bahkan, untuk kaktus jenis Echinocactus atau Achinopis bisa bertahan hingga satu bulan tanpa penyiraman.

4. Mencegah adanya hama
Seperti tanaman lain, walaupun berduri kaktus pun bisa terserang hama. Hama yang biasanya menyerang tanaman kaktus ini misalnya keong, tungau, kecoa tanah, dan kutu batok. Oleh karena itu, kaktus maupun sukulen harus rajin diperiksa keadaannya untuk menghindari hama yang bersarang dan tumbuh semakin banyak.

Cicin Yulianti

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar