Per 15 Juni Zona Hijau Semakin Berkurang, Virus Corona India Sudah Masuk ke Surabaya

  Rabu, 16 Juni 2021   Andres Fatubun

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Data lawancovid-19.surabaya per 15 Juni 2021 tentang zona risiko penyebaran Covid-19 di Surabaya menunjukkan tidak ada satupun kelurahan yang masuk zona merah. Meski demikian zona hijau semakin berkurang. 

Merujuk data yang diakses pada Rabu, 16 Juni 2021, pagi dari 154 kelurahan, 62 kelurahan masuk zona hijau, 87 zona kuning, dan 5 zona oranye. Sebagai perbandingan zona hijau pada 13 Juni berjumlah 66 kelurahan, kuning 86, oranye 2, dan 0 zona merah. 

Virus Corona dari India Sudah Masuk ke Surabaya

AYO BACA : Piala Eropa 2020 Grup F: Portugal Gilas Hungaria, Ronaldo Cetak 2 Gol

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengaku telah mendapat informasi perihal varian baru Covid-19 Jatim, yakni B16172 atau strain India. Ia mengatakan telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada pihak terkait.

"Pagi tadi, saya dapat info dari pak rektor, dari 24 squencing, pagi tadi keluar 3. Dari 3, terkonfirmasi ada mutasi B16172. Berarti, ini strain India," kata Khofifah, Senin (14/6/2021).

AYO BACA : Piala Eropa 2020 Grup F: Prancis Menang Tipis atas Jerman

Khofifah mengungkapkan, hal tersebut tengah dikoordinasikan dengan jajaran Pemprov Jatim. Pun dengan langkah antisipatif yang tengah dipersiapkan.

"Sudah saya komunikasikan dan pak Wagub (Emil Elistiano Dardak), saya minta sama&sama koordinasi pagi ini," ujarnya.

Khofifah menuturkan, dari 3 temuan itu, 2 di antaranya di Bangkalan dan 1 di Bojonegoro. Untuk di Kabupaten Bojonegoro, ia mengaku telah dikomunikasikan lebih lanjut dengan rumah sakit di Bojonegoro. Sedangkan untuk Bangkalan, telah dirawat di rumah sakit di Kota Surabaya.

"Sudah langsung dikomunikasikan dengan RS di Bojonegoro, agar mendapat perawatan efektif. Kemudian saya menugaskan koordinator tracing provinsi," tuturnya.

Khofifah menganggap, kasus ini serupa dengan yang dialami di Kabupaten Kudus. Kendati demikian, pihaknya masih menunggu hasil dan penanganan lebih lanjut perihal squencing dari varian baru Covid-19 India tersebut.

AYO BACA : PESERTA GELOMBANG 17 yang Akan Dicabut Panitia dan Masuk Daftar Hitam

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar