Mayat Laki-laki di Bibis Karah Tanpa Identitas

  Rabu, 16 Juni 2021   Praditya Fauzi Rahman
Mayat tanpa identitas di Bibis Karah dibawa ke RSUD Dr.Soetomo Surabaya. (ayosurabaya/Praditya Fauzi Rahman)

JAMBANGAN, AYOSURABAYA.COM -- Sejumlah petugas kepolisian dari Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Surabaya melakukan proses identifikasi terhadap mayat laki-laki yang ditemukan dalam tumpukan sampah di kawasan Bibis Karah, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan pada Rabu (16/6/2021) siang.

Pawas Polsek Jambangan, AKP Sugiyanto mengatakan telah melakukan proses evakuasi dan identifikasi bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya. Menurutnya, tak ada identitas yang ditemukan dalam tubuh mayat. Tubuh mayat dalam keadaan masih utuh dan tak ada bekas kekerasan fisik.

AYO BACA : Kabupaten Bangkalan Dinyatakan sebagai Zona Merah !

"Tidak ada bekas-bekas penganiayaan, kalau lebam-lebam itu karena sudah di air sehari lebih," katanya.

Kini, jenazah Mr. X itu telah dievakuasi menuju RSUD Dr.Soetomo Surabaya untuk proses lebih lanjut.

AYO BACA : 577 Pengendara di Suramadu Tolak Ikuti Tes Antigen

Sementara operator ekskavator, Slamet Haryanto, yang merupakan saksi mata itu mengaku baru mengetahui ada sosok mayat saat membuang tumpukan sampah dan enceng gondok dari bucketnya. "Saya tahunya pas dibuang, kalau tahu ada mayat kan pasti dibuang kebawah, tahunya pas di atas (tumpukan sampah)," kata Slamet saat ditemui, Rabu (16/6/2021).

Usai hal tersebut, Slamet langsung melaporkan kejadian itu kepada Pos Satuan Pengamanan (Satpam) di lokasi. Tak berselang lama, petugas Linmas dan Polsek Jambangan. "Setelah tahu, kita lapor ke Pos Satpam, lalu koordinasi dengan pimpinan, pimpinan lapor ke Polsek Jambangan," ujarnya.

Menurutnya, kondisi mayat saat ditemukan masih mengenakan pakaian lengkap, berkaus hitam dan celana jeans panjang. Slamet mengaku pernah mengalami kejadian serupa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

"Dulu, juga pernah mengalami seperti ini (penemuan jenazah dalam tumpukan sampah), sama persis, kira-kira 2 sampai 3 tahun lalu. Sama juga (menyangkut di bucket) saat ngeruk enceng gondok, ini ke-2 kalinya," tuturnya.

AYO BACA : Warga Bibis Karah Dikejutkan Temuan Mayat di Dalam Tumpukan Sampah

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar