Batas Terakhir Pembelian Pelatihan Gelombang 17 Kartu Prakerja, Sebelum Insentif Hangus

  Minggu, 20 Juni 2021   Andres Fatubun

 Pembelian pelatihan pertama tidak boleh lebih dari 30 hari setelah resmi mendapatkan nomor kepesertaan dan insentif yang masuk di dashboard. 

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Penerima Kartu Prakerja wajib untuk segera membeli pelatihan pertama. Pembelian pelatihan pertama tidak boleh lebih dari 30 hari setelah resmi mendapatkan nomor kepesertaan dan insentif yang masuk di dashboard. Seperti diberitakan sebelumnya, hasil seleksi Kartu Prakerja Gelombang 17 diumumkan pada 10 Juni. Maka batas terakhir pembelian Pelatihan Gelombang 17 Kartu Prakerja adalah 10 Juli. 

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

Apabila lewat dari batas tersebut dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja gelombang 17 akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

AYO BACA : Piala Eropa 2020 Grup F : Jerman Mulai Panas, Korban Pertama Portugal

Lantas bagaimana cara untuk membeli pelatihan pertama dan mengamankan insentif agar tidak hangus? 

1. Pilih salah satu dari 7 platform yang ada di dashboard Kartu Prakerja, baik sesuai skill maupun minat

2. Anda akan diarahkan ke laman baru dan tata cara membeli pelatihan dengan kategori ‘Kartu Prakerja’

3. Jika sudah memilih program pelatihan, klik tombol ‘Beli’

AYO BACA : 1 Kelurahan di Surabaya Masuk Zona Merah, Zona Kuning Nyaris 100

4. Salin nomor Kartu Prakerja Anda di laman dashboard

5. Tempel nomor Kartu Prakerja yang sudah disalin ke menu pembelian pelatihan

6. Tunggu hingga transaksi berhasil

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan memberikan rating atau survei, guna pencairan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali atau Rp 150 ribu.

AYO BACA : Cerita Sukses Peserta Kartu Prakerja, Laris Manis Berjualan Martabak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar