Gejala Gula Darah Tinggi dan Daftar Makanan Penurun Gula Darah

  Minggu, 20 Juni 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi glukometer atau alat untuk mengukur kadar gula darah. (Tesa Robbins dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Bagaimana mengenai gejala gula darah tinggi ? Makanan apa sajakah yang bisa menurunkan kadar gula darah tinggi ?

Mengutip alodokter, gula darah tinggi adalah kondisi ketika kadar glukosa di dalam darah mengalami kenaikan. Kondisi ini umumnya sering dialami oleh penderita diabetes. Bila dibiarkan secara terus-menerus bisa berbahaya. 

Siapa pun bisa mengalami gula darah tinggi, bahkan pada orang yang tidak menderita diabetes sekalipun. Kondisi tersebut dapat terjadi pada mereka yang mengalami serangan jantung, menderita infeksi yang cukup parah, stres berat, mengalami gangguan pankreas, atau stroke.

Bagi penderita diabetes, kadar gula darah tinggi dapat disebabkan karena lupa mengonsumsi obat penurun glukosa atau menyuntikkan insulin. Stres, infeksi, kurang berolahraga, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, atau melakukan aktivitas fisik yang cukup berat di saat tingkat insulin rendah juga dapat menjadi pemicu gula darah tinggi.

Gejala Gula Darah Tinggi 

Meningkatnya kadar gula darah pada sebagian orang mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun, cobalah untuk memerhatikan beberapa tanda di bawah ini guna mencegah gula darah tinggi terjadi secara tiba-tiba.

  • Terjadi penurunan berat badan, namun nafsu makan bertambah.
  • Sering merasa haus dan mulut terasa kering.
  • Sering buang air kecil, terutama di pada malam hari.
  • Kulit gatal dan terasa kering.
  • Mudah merasa mengantuk dan lelah.
  • Penglihatan menjadi buram.
  • Sakit kepala.
  • Susah konsentrasi.
  • Kesemutan.
  • Merasakan nyeri di bagian perut.
  • Mudah terkena infeksi, misalnya infeksi kulit, sariawan, dan infeksi kandung kemih.

Gejala-gejala di atas dapat bertambah buruk jika tidak segera ditangani. Bahkan beberapa penderita gula darah tinggi dapat merasakan gejala tambahan, berupa dehidrasi, pusing saat berdiri, sesak napas, hingga tidak sadarkan diri. Untuk itu, segeralah konsultasikan ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, terutama bila memiliki riwayat penyakit diabetes.

Daftar Makanan Penurun Gula Darah

AYO BACA : Piala Eropa 2020 Grup F : Jerman Mulai Panas, Korban Pertama Portugal

Mengonsumsi makanan penurun gula darah merupakan salah satu cara untuk menjaga kadar gula darah penderita diabetes tetap stabil. Jenis makanan ini memiliki cara kerja yang berbeda-beda dalam mengontrol gula darah, mulai dari memperlambat pelepasan karbohidrat hingga meningkatkan sensitivitas insulin.

Untuk mengontrol kadar gula darah, penderita diabetes perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, lemak sehat, protein, dan Ada beberapa jenis makanan yang baik untuk membantu menurunkan gula darah, yaitu:

1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, seperti kacang badam atau almond, dapat membantu mengatur dan mengurangi kenaikan gula darah. Hal ini diduga karena berbagai kandungan nutrisi di dalam kacang dan rendahnya indeks glikemik pada makanan penurun gula darah ini.

Suatu studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kira-kira 30 gram almond atau kacang-kacangan lain setiap harinya memiliki kadar glukosa yang lebih rendah dan stabil.

2. Tomat

Buah tomat mengandung anthocyanin dan likopen yang tergolong sebagai antioksidan. Zat yang terkandung dalam tomat ini bahkan dikatakan memiliki efek serupa dengan obat antidiabetes acarbose yang dapat memperlambat dan mengurangi pelepasan gula ke dalam darah.

Suatu penelitian terhadap hewan di laboratorium juga menunjukkan bahwa likopen yang banyak terdapat dalam buah dan sayur, seperti tomat, dapat memperbaiki kinerja insulin, sehingga kadar gula darah dapat menurun.

3. Alpukat

AYO BACA : 1 Kelurahan di Surabaya Masuk Zona Merah, Zona Kuning Nyaris 100

Alpukat bisa menjadi salah satu pilihan makanan penurun gula darah. Berdasarkan penelitian, alpukat dapat menurunkan risiko diabetes berkat kandungan lemak sehat dan mineral di dalamnya. Nutrisi ini bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga kadar gula darah lebih mudah menurun.

4. Ceri

Selain tomat, buah ceri juga kaya akan anthocyanin yang mampu memengaruhi sensitivitas tubuh terhadap insulin. Jika sensitivitas tubuh terhadap insulin menurun, hormon tersebut tidak dapat bekerja dengan baik dalam mengontrol gula darah. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung anthocyanin secara rutin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

5. Makanan berprotein tinggi

Salah satu jenis makanan penurun gula darah yang efektif adalah makanan berprotein tinggi, seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan. Telur dan ikan juga mengandung lemak sehat omega-3 yang dapat mengurangi peradangan dan membantu menjaga stabilnya kadar gula darah. Jenis makanan ini tak hanya baik untuk diabetes, namun juga dapat mencegah penyakit jantung.

6. Cuka sari apel

Untuk menurunkan kadar gula darah, Anda bisa mengonsumsi satu sendok makan cuka apel yang sudah dicampur dengan segelas air. Cuka apel yang mengandung banyak antioksidan diduga dapat mengurangi kadar gula darah dalam tubuh, namun belum jelas bagaimana cara kerja dan efeknya secara langsung terhadap pengobatan diabetes.

7. Fenugreek

Biji fenugreek yang disebut juga kelabat atau hulbah kaya akan serat larut. Serat larut membantu menurunkan gula darah dengan cara memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga kadar gula darah tidak naik dengan drastis. Herba yang satu ini juga dapat meningkatkan efektivitas insulin, sehingga sel tubuh dapat menggunakan glukosa dengan lebih baik. Hasilnya, kadar gula darah pun akan lebih mudah turun.

Makanan penurun gula darah di atas dapat dicoba sebagai makanan utama atau camilan, namun Anda tetap disarankan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsinya. Konsumsi makanan penurun gula darah juga sebaiknya dibatasi jika Anda sedang rutin mengonsumsi obat diabetes. Hal ini guna mencegah hipoglikemia atau kadar gula darah yang terlalu rendah.

Perlu diingat bahwa makanan penurun gula darah saja tidak bisa mengobati diabetes dengan efektif. Penderita diabetes juga perlu rutin berolahraga, mengurangi stres, dan berhenti merokok.

Jika Anda kesulitan untuk mengontrol kadar gula darah hanya dengan pengaturan pola makan dan olahraga, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.

AYO BACA : Cerita Sukses Peserta Kartu Prakerja, Laris Manis Berjualan Martabak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar