Cuaca Surabaya Senin Ini Cerah Berawan Sepanjang Hari

  Senin, 21 Juni 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi cuaca cerah berawan. ( Jean Louis Tosque dari Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- BMKG merilis prakiraan cuaca Surabaya hari ini, Senin, 21 Juni 2021. Ssecara umum cuaca dari pagi hingga malam akan cerah berawan.

Cuaca Kota Surabaya pada pukul 07.00 WIB akan cerah berawan dengan suhu 26 derajat Celsius, kelembapan udara 80%, dan kecepatan angin 10 ke arah Timur.

Memasuki siang atau pukul 10.00 WIB cuaca di Kota Pahlawan cerah. Suhu 31 derajat Celsius, kelembapan udara 75%, dan kecepatan angin 20 km/jam ke Timur.

Pada tengah hari pukul 13.00 WIB, cuaca Surabaya masih cerah. Suhu berkisar pada angka 34 derajat Celsius, kelembapan udara 60%, dan kecepatan angin 30 km/jam ke Timur.

Di sore hari sekitar pukul 16.00 WIB cuaca Surabaya tetap cerah berawan. Suhu berkisar pada angka 30 derajat Celsius, kelembapan udara 70%, dan kecepatan angin 20 km/jam ke Timur.

Kemudian pada malam hari, pukul 19.00 cuaca Kota Surabaya akan cerah berawan. Suhu mencapai 25 derajat Celsius, kelembapan udara 80%, dan kecepatan angin 20 km per jam ke Timur Laut.

Di penghujung hari cuaca Kota Pahlawan akan cerah berawan. Suhu 25 derajat Celsius, kelembapan udara 90%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Selatan.

Prediksi Kemarau 2021

BMKG memprediksi Indonesia akan secara bertahap memasuki kemarau mulai April 2021.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, musim kemarau 2021 terjadi secara bertahap. Diprediksi mulai terjadi pada April 2021 yaitu untuk wilayah Nusa Tenggara dan Bali, lalu wilayah Jawa. Kemudian sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada Mei hingga Juni 2021.

Dari total 342 Zona Musim (Zom) di Indonesia, sebanyak 22,8 persen diprediksi akan mengawali musim kemarau pada bulan April 2021, yaitu beberapa zona musim di Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian Jawa.

Sementara itu, sebanyak 27,5 persen wilayah akan memasuki Musim Kemarau pada bulan Juni 2021, meliputi sebagian Sumatera, Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi, sebagian kecil Maluku, dan Papua.

"Musim Kemarau pada tahun 2021 akan datang lebih lambat dengan akumulasi curah hujan yang mirip dengan kondisi musim kemarau biasanya. Artinya, musim kemarau 2021 cenderung normal dan kecil peluang terjadinya kekeringan meteorologis," ujar Dwi, Kamis (25/3/2021) dilansir Suara.com.

Sementara itu, puncak musim kemarau 2021 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada Agustus 2021. Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat diharapkan untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau terutama di wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, dan rawan terjadi kekurangan air bersih.

Pemerintah Daerah dapat lebih optimal melakukan penyimpanan air pada musim kemarau ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar