Covid-19 Varian Baru: Kenali Cara Penyebaran dan Antisipasinya

  Rabu, 23 Juni 2021   Praditya Fauzi Rahman
Covid-19 Varian Baru: Ketahuoi Penyebaran dan Antisipasinya. (Ist)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur dr Herlin Ferliana menjelaskan penyebaran virus Covid-19 Jatim jenis B16172 tersebut berasal dari transmisi lokal. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan sampel pasien yang terkonfirmasi Covid-19 varian Delta.

"Mereka (pasien Covid-19 Jatim varian baru) itu, terkena dari tranmisi lokal," kata Herlin, Rabu (23/6/2021).

Herlin menegaskan, Covid-19 varian anyar tersebut bukan dari PMI. Terungkapnya varian baru dari transmisi lokal itu karena para pasien yang terjangkit mengaku tak pernah ke luar negeri.

Penyebaran varian delta ini diakui Herlin lebih cepat.

"Varian Wuhan kemarin, tidak seagresif virus India. Sehingga, saat ini bisa menyebar lebih cepat," ujarnya.

Akibat cepatnya penularan, angka positif pun meningkat. Selain itu, tingkat keparahan pasien yang terjangkit varian baru juga cukup berat.

"Kami titip kepada media, tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) meski sudah divaksin. Karena, hal itu (prokes) menjadi salah satu solusi menekan penyebaran Covid-19 Jatim," tuturnya.

Catatan Dinkes Jatim, pasien dengan Varian Delta telah ditemukan di 3 daerah, yaitu Sampang, Bangkalan, dan Bojonegoro.

Kendati tak menyebutkan detail, Herlin mengajak masyarakat untuk menerapkan pencegahan di level hulu secara maksimal, salah satunya memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang dinilai bisa menjadi pencegah Covid-19 varian baru dan sangat penting. Mengingat, BOR ICU rumah sakit rujukan Covid-19 Jatim rata-rata 73%.

"(Pasien Covid-19 Jatim varian baru) Terbanyak di Bangkalan, lalu Bojonegoro, dan Sampang," tutur dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar