Pekan Ini, Kasus Positif Covid-19 Nasional Melonjak 42 Persen

  Kamis, 24 Juni 2021   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi---Simulasi penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin Kota Bandung (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami lonjakan. Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, penambahan kasus positif Covid-19 pada pekan ini mencapai 42 persen. 

Angka tersebut, dia mengatakan, menggambarkan kenaikan kasus yang tajam. Kenaikan kasus positif ini telah terjadi selama lima pekan berturut-turut.

Dilansir dari Republika, Kamis 24 Juni 2021, kenaikan kasus positif tertinggi dikontribusikan oleh provinsi di Pulau Jawa dengan penambahan kasus mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Satgas mencatat lima provinsi di Pulau Jawa yang berkontribusi terhadap kenaikan kasus positif Covid-19.

DKI Jakarta yang naik sebesar 13.022 kasus, Jawa Barat naik 6.449 kasus, Jawa Timur menambahkan 1.756 kasus, DIY menambahkan 1.322 kasus, dan Jawa Tengah naik 1.012 kasus. Sejalan dengan kenaikan kasus positif, kenaikan kasus kematian di provinsi ini juga menjadi yang tertinggi pada pekan ini.

"Hanya DIY yang angka kematiannya tidak meningkat tajam sehingga tidak masuk ke dalam lima besar," kata Wiku, Kamis 24 Juni 2021. 

Dari laporan Satgas, lima provinsi yang mencatatkan kenaikan kematian tertinggi, yakni DKI Jakarta naik 200 kasus, Jawa Tengah naik 96 kasus, Jawa Timur naik 79 kasus, Jawa Barat naik 73 kasus, dan Lampung naik 72 kasus. Wiku mengatakan, meskipun Provinsi Lampung tak mengalami kenaikan kasus yang tajam, kenaikan kasus kematiannya masuk ke dalam lima besar tertinggi.

Hal ini menunjukkan bahwa efek dari periode libur panjang bisa terjadi dalam berbagai bentuk, salah satunya dengan kenaikan kematian. "Pembelajaran yang dapat diambil adalah kesiagaan daerah terhadap situasinya masing-masing merupakan kunci untuk mengendalikan kasus," ujar Wiku menjelaskan.

Sementara, kenaikan kasus kesembuhan pada pekan ini hanya sebesar 20,1 persen. Hal ini, Wiku menambahkan, juga menunjukkan segera dilakukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar kematian dapat dicegah dan kesembuhan dapat ditingkatkan.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar