Tata Cara dan Harga Jasa Penyembelihan RPH untuk Kurban

  Selasa, 20 Juli 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi sapi kurban (Ayobandung.com)

SEMAMPIR, AYOSURABAYA.COM - Pelaksana Tugas Direktur Utama Rumah Potong Hewan (Plt RPH) Surabaya, M. Faiz menegaskan pihaknya melakukan penerimaan, pengawasan, hingga pengecekan secara ketat terhadap proses pemotongan hingga pendistribusian hewan kurban saat Idul Adha 1442 H.

RPH Surabaya mewajibkan pemilik untuk membekali hewan kurban dengan surat kesehatan hewan. "Kita nggak asal terima, nanti dokter hewan RPH lihat, masuk dipotong dari hewan, di cek. Misalnya, ada cacing, itu kewenagan RPH, nggak boleh dibawa untuk menjaga kesehatan daging," ujar dia, Selasa 20 Juli 2021. 

Untuk meningkatkan prokes para petugas dan hewan, RPH Surabaya mempersiapkan 2 dokter dengan shift masuk bergantian. Daging yang sudah tak layak konsumsi akibat adanya penyakit pada hewan kurban juga akan dilakukan pilah dan pilih secara selektif. Apabila dinilai membahayakan sang penerima daging, maka tak akan digunakan atau disalurkan.

"Di pintu masuk datang, diperiksa secara fisik sehat oke, nanti dibela biasanya di hati kalau ditemukan persentasenya berapa, kalau ada ya dibuang. Demi menjaga kesehatan daging yang dikonsumsi masyarakat Surabaya," tuturnya.

Faiz menuturkan, sudah ketentuan RPH Surabaya untuk membuang daging yang terkontaminasi penyakit. Misalnya, sapi atau kambing yang bagian organ hati atau limfa menguning karena dianggap mengidap penyakit sebelum disembelih, daging akan dibuang.

"Paling banyak di hati, kalau dagingnya tidak apa-apa. Kalau jenis itu, tanpa tahu kemasak, diatas 100° dia (kuman / bakteri) mati," ujarnya.

Faiz menerangkan, ada 2 paket pemotongan di RPH Surabaya, yakni paket Kemas dan Sontor. Harga yang dibandrol mulai Rp 1.8 juta hingga Rp 2.5 juta.

"Kalau Paket Kemas, pecah semua, kaki, kepala, dan lain-lain dikemas nominal 1 kilo, kita kirim ke alamat, itu Rp 2.5 juta. Kalau Paket Sontor, lepas daging, tulang, dan lainnya, kirim ke alamat, nanti pemilik sapi yang kemas, itu harganya Rp 1.8 juta," katanya.

Meski begitu, RPH Surabaya tak sembarangan dalam melakukan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban. Sebab, seluruh petugas telah tersertifikasi, berpengalaman, dan selektif dengan daging layak konsumsi atau tidak dengan melibatkan dokter.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar