Kesaksian Javier Roca, Pelatih Arema FC Saat Tragedi Kanjuruhan: Suporter Meninggal di Pelukan Pemain

- Senin, 3 Oktober 2022 | 15:17 WIB
Javier Roca, Pelatih Arema FC. (Instagram/@javierroca9)
Javier Roca, Pelatih Arema FC. (Instagram/@javierroca9)

AYOSURABAYA.COM -- Pelatih Arema FC, Javier Roca memberikan kesaksian atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Tragedi Kanjuruhan di laga Derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya ini sejatinya bukan bentrok antar suporter. Javier Roca sendiri mengalami sejarah kelam dunia.

Usai kekalahan Arema atas Persebaya, Javier Roca pelatih asal Chili ini menuturkan bagaimana situasi yang dilihatnya saat para suporter berjatuhan dalan Tragedi Kanjuruhan yang mematikan itu.

Baca Juga: Terdapat Gas Air Mata di Pertandingan Liga Prancis, Diduga Bentuk Menghormati Para Korban Tragedi Kanjuruhan?

Aremania, sebutan untuk suporter Arema yang kecewa karena kekalahan tim Singo Edan 2-3 itu membuat bentrok dengan pihak keamanan.

Gas air mata ditembakkan guna menghalau suporter yang mecoba masuk ke daam lapangan. Atas kejadian ini ratusan orang luka-luka, hingga meninggal dunia.

Javier Roca menuturkan, Ia tak menyaksikannya dari awal. Sekembalinya dari konferensi pers usai pertandingan, Ia melihat korban berjatuhan, bahkan para pendukung timnya dibawa oleh para pemain untuk mendapat perawatan dokter.

Baca Juga: Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan: Kami Hanya Ingin Berpelukan, Tapi Dipukuli, Kami Balas Menyerang

"Kami tidak pernah mengira ini akan terjadi, para pemain memiliki hubungan yang baik dengan para penggemar. Saya pergi ke ruang ganti, dan beberapa pemain tetap berada di lapangan. Ketika saya kembali dari konferensi pers, saya menemukan tragedi dan kasus di dalam stadion. Para pemain lewat dengan korban di tangan mereka," ungkap Roca dikutip dari Cadena Ser.

Ia juga melihat bagaimana kondisi saat itu. Banyak korban dirawat di ruang ganti, hingga ada suporter yang meninggal dipelukan pemain.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: Cadena Ser

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X