Isak Tangis Pemain Arema Pecah Saat Proses Tabur Bunga dan Doa di Stadion Kanjuruhan Pasca Tragedi Kanjuruhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:31 WIB
Pemain dan ofisial Arema FC dalam acara tabur bunga dan doa bersama Tragedi Kanjuruhan. (Twitter)
Pemain dan ofisial Arema FC dalam acara tabur bunga dan doa bersama Tragedi Kanjuruhan. (Twitter)

AYOSURABAYA.COM --  Rasa sedih dan tangis pemain, pelatih dan ofisial Arema FC tak bisa dibendung di saat menghadiri acara tabur bunga dan doa bersama Tragedi Kanjuruhan.

Sebagai salah satu gesture berduka terlihat para pemain dan ofisial Arema FC mengenakkan baju yang serba hitam dalam mengenang Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022 saat kontra Persebaya Surabaya.

Dipimpin oleh pelatih Arema FC Javier Roca dan manajer Ali Rifki, mereka mengawali tabur bunga di Tugu Singa yang kemudian di lanjutkan di dalam Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Istri Pemain Arema FC Ungkap Rasa Penyesalan Para Pemain

Di dalam stadion Kanjuruhan, seluruh staf hingga pemain Arema kembali melakukan tabur bunga dan doa bersama. Dalam situasi yang khidmat dan haru itu, tangis pun tak bisa terhindarkan.

"Arema FC dan Aremania adalah keluarga, duka mendalam sangat kami rasakan, semoga yang telah tiada mendapatkan tempat terbaik di sisiNya dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Kita lalui bersama-sama," tulis pernyataan resmi Arema FC lewat Twitter, Senin 3 Oktober 2022

Seperti yang di beritakan sebelumnya tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan ratusan suporter Arema FC ini bermula dari  laga Derbi Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2022/2023 yang dimenangkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Baca Juga: PROFIL Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat yang Dicopot Pasca Tragedi Kanjuruhan

Pasca pertandingan berakhir terjadi kerusuhan yang di sebabkan oleh aksi pitch invader suporter Arema FC setelah peluit panjang dibunyikan wasit.

Aksi tersebut memancing ratusan suporter Aremania untuk ikut masuk area lapangan. Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana aksi saling lempar antara aparat dan suporter terjadi.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X