Eri Cahyadi Rotasi dan Mutasi Tiga Kepala Perangkat Daerah di Pemkot Surabaya, Apa Sebabnya?

- Rabu, 22 Maret 2023 | 09:11 WIB
Eri Cahyadi kembali melakukan rotasi hingga mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya pada Selasa, 21 Maret 2023. (Foto: dok Pemkot Surabaya)
Eri Cahyadi kembali melakukan rotasi hingga mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya pada Selasa, 21 Maret 2023. (Foto: dok Pemkot Surabaya)

AYOSURABAYA.COM - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah melakukan rotasi hingga mutasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Surabaya pada Selasa, 21 Maret 2023.

Sebanyak tiga Kepala Perangkat Daerah (PD) di Pemkot Surabaya dilantik Eri Cahyadi lengkap dengan lurah dan posisi jabatan yang kosong.

Rotasi maupun mutasi yang dilakukan Eri Cahyadi kepada Perangkat Daerah itu sendiri dilakukan melalui proses lelang jabatan terbuka.

Baca Juga: 4 Perampok Nasabah Bank Berhasil Dibekuk Polisi, Akui Uang Digunakan Untuk Bermain Judi dan Narkoba

Pasalnya, tiga Perangkat Daerah, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana sebelumnya kosong belum terisi.

“Jadi, pelantikan hari ini untuk mengisi tempat-tempat yang kosong dari beberapa Kepala PD yang sebelumnya sudah lelang, ujar Eri Cahyadi.

"Sebenarnya ada 4 PD yang lelang, yang sudah terisi 3 dan ada 1 PD yang belum terisi karena nilainya belum memenuhi standar, sehingga kita ulang lagi nanti,” imbuhnya.

Baca Juga: Eri Cahyadi Ngamuk Usai Penutup Saluran Air di Surabaya Dicuri, Kok Isok Rek?

Lebih lanjut, Cak Eri Cahyadi menegaskan, bahwa perputaran pejabat kali ini merupakan hal yang biasa untuk saling mengisi antara satu dengan yang lainnya.

Bahkan, dirinya selalu menyampaikan, bahwa tidak boleh terlalu lama berada di satu jabatan. Alhasil perputaran itu akan terus dilakukan ke depannya.

“Tapi kali ini yang lebih banyak adalah lurah yang pindah ke wilayah yang lebih dekat dengan rumahnya, sehingga kita berharap dia bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk wilayahnya itu,” tegasnya.

Baca Juga: Besok Kamis Arab Saudi Sudah Memulai Puasa Ramadhan, Begini Kata Mahkamah Agung

Apalagi, Eri sudah meminta jajarannya untuk seluruh pelayanan adminduk tidak boleh lagi dilakukan di kantor kelurahan, melainkan harus dilakukan di Balai RW.

Menurutnya, saat ini Surabaya sudah berbasis digital, sehingga ketika ada salah satu warga yang mengurus adminduk, maka petugas yang bertugas di Balai RW itu yang akan membantu memasukkan data tersebut melalui aplikasi itu.

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Budaya dan UMKM Meriahkan HPN Jabar di Karawang

Sabtu, 20 Mei 2023 | 18:16 WIB
X