PTM di Surabaya Kembali Diberlakukan dengan Kapasitas 25 Persen

- Senin, 21 Februari 2022 | 10:23 WIB
Proses kegiatan belajar mengajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19 (ayosemarang.com/Audrian Firhannusa)
Proses kegiatan belajar mengajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19 (ayosemarang.com/Audrian Firhannusa)

AYOSURABAYA.COM -- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Surabaya mulai diberlakukan dengan kapasitas 25 persen.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dia mengatakan penerapan PTM 25 persen ini merupakan salah satu langkah pemkot Surabaya untuk menekan angka penularan Covid-19 juga varian Omicron.

Dia menjelaskan mekanisme PTM 25 persen itu diterapkan dengan cara sama seperti PTM 50 persen. Setiap sekolah SD maupun SMP, akan menyesuaikan jumlah siswa di setiap kelas.

Baca Juga: Jumlah Kasus Positif Harian di Surabaya per 20 Februari 2022 Sebanyak 1.401 Kasus, Sembuh 1.803, Meninggal 7

“Kemarin kan sempat 50 persen, nanti tinggal dikurangi total itu jadi 25 persen dari jumlah siswanya, masuknya bisa satu sampai dua kali dalam seminggu. Nanti kita koordinasikan dengan guru-guru,” kata Eri dikutip dari beritajatim.com.

Eri mengatakan bahwa aturan ini telah disesuaikan dengan pedoman Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“Karena Covid-19 tambah mundak (naik), maka kita lakukan dengan model prokes ketat. Bukan hanya PTM 25 persen, tapi juga percepatan vaksinasi secara berkala. Jadi apa yang diatur di dalam inmendagri, maka kita ikuti sesuai levelnya, Insya Allah cepat pulih lah Kota Surabaya,” katanya.

Baca Juga: Info Lowongan Pekerjaan Business Development Spv, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya!

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh sebelumnya sempat berdiskusi dengan pakar epidemiologi dan Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) membahas soal pelaksanaan PTM.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X