Greenpeace Indonesia: Hujan Es di Surabaya Dampak Krisis Iklim Dunia

- Kamis, 24 Februari 2022 | 11:50 WIB
Hujan es disertai angin kencang dan hujan deras di Surabaya (Pramudya Yoga)
Hujan es disertai angin kencang dan hujan deras di Surabaya (Pramudya Yoga)

AYOSURABAYA.COM -- Hujan es melanda sebagian Kota Surabaya pada Senin, 21 Februari 2022, siang. Hal ini menandakan krisis alam sedang terjadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Greenpeace Indonesia melalui postingan reels Instagram pada hari kamis, 24 Februari 2022

“Salah kota satu terpanas di Indonesia kok malah hujan es batu? Gaes, inilah yang namanya dampak dari krisis iklim, di masa depan kita akan lebih sering menemui fenomena cuaca ekstrem seperti ini akibat suhu Bumi yang semakin memanas,” tulis Greenpeace Indonesia pada caption.

Baca Juga: Hujan Es Turun di Kota Surabaya, Warga Setempat Bingung dan Kaget

Greenpeace juga mengajak masyarakat Indonesia agar segera beralih ke energi terbarukan.

“Nah lebih baik kita mendorong Indonesia segera beralih ke energi terbarukan, melindungi hutan yang tersisa dan membangun ekonomi hijau biar dampak krisis iklim bisa kita cegah,” tulis Greenpeace Indonesia pada caption.

Juru bicara Greenpeace, Didit Haryo, menguraikan bahwa hujan es di Surabaya yang masif kemarin dapat menjadi salah satu tanda krisis iklim dunia.

Baca Juga: Sebagian Surabaya Dilanda Hujan Es, BMKG Peringatkan Cuaca Esktrem 3 Hari ke Depan

Hujan es yang kemarin terjadi di Surabaya adalah sebuah fenomena alam yang biasa terjadi di masa pergantian musim,” ucap Didit.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X