Wali Kota Izinkan Warga Tak Mampu Manfaatkan Aset Pemkot untuk Usaha

- Jumat, 8 April 2022 | 12:10 WIB
Ilustrasi warga Surabaya.  (Adismara Putri Pradiri on Unsplash)
Ilustrasi warga Surabaya. (Adismara Putri Pradiri on Unsplash)

AYOSURABAYA.COM -- Untuk mendorong pemberdayaan ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan izin bagi mereka untuk memanfaatkan aset milik Pemkot Surabaya. Aset tersebut baik dalam sektor pertanian maupun non pertanian. Seperti usaha cuci mobil, laundry, menjahit, rumah produksi batik, kafe, hingga sentra wisata kuliner.

“Surabaya memiliki banyak aset, maka untuk mengentaskan kemiskinan, gizi buruk maupun stunting, maka harus ada pekerjaan untuk warga kami yang menganggur,” katanya, Kamis 7 April 2022.

Dia menambahkan, pemerintah yang berperan sebagai fasilitator memiliki tugas untuk menunjang kegiatan masyarakat untuk menghasilkan pendapatan agar dapat menaikkan taraf hidup. Maka, lahan tersebut harus dimanfaatkan oleh tenaga kerja yang berasal dari kalangan MBR Kota Surabaya.

Baca Juga: Berenang Saat Berpuasa Boleh Nggak ?

“Jumlah MBR di Surabaya sebanyak 979,624 jiwa dan hal ini harus bisa berkurang pada 2022, menjadi 300 ribu jiwa. Bagaimana caranya? Pemerintah bersama DPRD Kota Surabaya dan stakeholder akan saling bersinergi untuk mengentaskan kemiskinan,” jelas Eri, seperti dikutip dari Republika

Selain itu, pada proses pengolahan lahan, para MBR akan mendapat pendampingan oleh para ahli. Pemkot Surabaya juga membagi mereka berdasarkan lokasi tempat tinggal. Langkah ini dimaksudkan sebagai upaya antisipasi adanya aset yang dimanfaatkan oleh perseorangan.

“Jadi sudah ada nama-nama kelompok MBR yang bertanggung jawab di setiap lahan dan pasti akan menjadi pengawasan kami dan DPRD Kota Surabaya,” kata dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti menyatakan, para camat dan lurah harus mulai menghitung total usia produktif dari MBR di wilayahnya masing-masing. Selain itu juga menurutnya harus mulai menghitung jumlah aset dan potensi pemanfaatannya.

Baca Juga: Sekitar 14 Juta Penduduk Jabodetabek Akan Mudik, 47 Persen Menggunakan Kendaraan Pribadi

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Pertalite Naik Jadi Rp 10 Ribu?

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:09 WIB
X