Mengenang Lily Wahid, Dikenal sebagai Sosok Pejuang dan Pendobrak

- Selasa, 10 Mei 2022 | 18:47 WIB
Mengenang Lily Wahid, Dikenal  sebagai Sosok Pejuang dan Pendobrak. (dok Suara.com)
Mengenang Lily Wahid, Dikenal sebagai Sosok Pejuang dan Pendobrak. (dok Suara.com)


 
JOMBANG, AYOSURABAYA.COM -- Jenazah adik kandung Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Nyai Hj Lily Chodijah Wahid, atau akrab disapa Lily Wahid tiba di Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Senin 10 Mei 2022.

Jenazah Lily Wahid tiba di Pesantren Tebuireng sekitar pukul 15.40 WIB bersama dengan sejumlah keluarga dan kerabat yang turut serta mendampingi dalam rombongan.

Semasa hidup, Lily Wahid dikenal sebagai sosok pejuang dan pendobrak. Putri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid memiliki kenangan tersendiri akan almarhum Nyai Hj Lily Chodijah Wahid atau biasa disapa Lily Wahid.

Baca Juga: Tanpa Asnawi, Shin Tae-yong Ubak Komposisi Starting XI, Ini Daftar Susunan Pemain Indonesia vs Timor Leste

Hal itu disampaikan Alissa saat takziah ke Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia mengungkapkan, sosok Lily Wahid juga merupakan seorang pendobrak, pejuang yang tak henti berkhidmat kepada dunia pesantren, bangsa serta Nahdlatul Ulama (NU).

"Bagi kami sekeluarga, Bu Lily itu fighther pejuang, beliau orang yang bersemangat, tidak pernah lelah sering berkunjung bertemu dengan banyak pihak selalu berupaya untuk berkhidmat untuk pesantren bangsa dan untuk NU," kata Alissa Wahid dilansir Suara.com, Selasa 10 Mei 2022.

Alissa memang memiliki kedekatan dengan Lily Wahid. Selama bersekolah sejak SMP hingga SMA, hampir tiap pekan, Alissa datang berkunjung ke rumah Lily Wahid. Sehingga ia lebih banyak tahu karakteristik Lily Wahid.

Baca Juga: Konvoi Motor di Tuban Berakhir Anarkis, Warung dan Kantor Desa Bangunrejo Jadi Sasaran Perusakan

"Ya memang tahu lumayan dekat dengan keluarga. Kalau kesehariannya, keluarga Wahid itu ya suka makan itu yang paling ini ya," kata Alissa sembari tertawa.

Alissa pun menyampaikan jika, Lily Wahid juga sangat dekat kakak Gus Dur. Sehingga tak heran jika keduanya memiliki pola pemikiran yang hampir sama, salah satunya keduanya merupakan sosok pendobrak.

"Kelihatannya semua putra putrinya KH Wahid Hasyim daya juangnya sangat besar dan pendobrak, Bu Lily juga termasuk begitu, selalu berupaya mendobrak mencari solusi-solusi," ungkap Alissa.

Meski terlahir dari keluarga pendiri NU dan anak dari Menteri Agama (Menag) pada Orde Lama, namun Lily Wahid bukanlah seorang yang sombong. Menurut Alissa, Lily Wahid merupakan sosok yang sederhana dan bersahaja.

Baca Juga: Pria di Magetan Jadi Buronan Keluarga Mempelai Wanita Usai Kabur dari Pernikahan

"Putra-putrinya KH Wahid itu rata-rata dibesarkan tidak dengan jadi ndoro, jadi ya biasa. Apalagi Bu Lily kan menikahnya dengan tentara, jadi pernah tinggal di kompleks angkatan darat juga, jadi yang kehidupan seperti biasa," ucap Alissa.

Meski demikian, Lily Wahid kata Alissa memiliki sumbangsih pemikiran yang luar biasa. Cucu KH Hasyim Asy'ari itu juga tak pernah lelah melakukan silaturahmi ke para kiai dan warga NU.

"Beliau sering sekali gerilya ke kiai-kiai warga NU untuk membuat inisiatif-inisiatif baru, salah satunya NU Circle itu beliau yang menggagas," ucap Alissa.

Baca Juga: RFB Kembali Raih Posisi Teratas Pialang Teraktif

Lily Wahid wafat saat menjalani perawatan medis lantaran mengalami penyempitan jantung dan infeksi paru di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Beliau menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 16.28 WIB. ***

Editor: Budi Cahyono

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X