Cegah Penyebaran PMK di Wilayah Perbatasan, Polresta Mojokerto Bakal Lakukan Penyekatan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:39 WIB
ilustrasi sapi (pixabay)
ilustrasi sapi (pixabay)

MOJOKERTO,AYOSURABAYA.COM– Polresta Mojokerto akan melakukan penyekatan di wilayah-wilayah perbatasan sebagai upaya mencegah transmisi penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) meluas. Pasalnya, saat ini Jumlah sapi yang terinfeksi di wilayah perbatasan Kabupaten Mojokerto terus bertambah. 

“Penyekatan ini ditujukan untuk  memantau mobilisasi keluar masuknya hewan sapi ke wilayah Mojokerto. Saya sudah perintahkan empat Kapolsek di wilayah utara sungai Brantas, untuk mengambil langkah-langkah kemudian mengoptimalkan Babinkamtibmas untuk mengandeng Babinsa dan kepala desa untuk mengidentifikasi sapi-sapi yang dimasukan di wilayah Mojokerto," kata ujar Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto sebagaimana dilansir dari suarajatim.id. 

Kepada pemilik hewan ternak, terutama sapi, Rofiq mengimbau untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, Babinkamtibmas dan Babinsa serta mengikuti anjuran yang diberikan petugas Disperta. Termasuk melaporkan sejak dini jika ditemukan indikasi sapi terpapar virus PMK.

Baca Juga: Telan Biaya Besar, Pemkot Surabaya Gandeng Investor untuk Pembangunan RS Gunung Anyar

"Kemudian memperhatikan kebersihan kandang, mengikuti vaksinasi, menambahkan vitamin yang dianjurkan. Baru kalau sapi sudah dalam kondisi sehat kita bantu untuk proses penjualan kalau memang itu kegiatan rutin masyarakat yang melakukan jual beli sapi," jelas Rofiq.

Ia juga meminta pemilik ternak maupun warga secara umum untuk tidak terprovokasi berita hoaks dan buru-buru menjual ternak sapinya dengan harga murah karena takut ternaknya terpapar sehingga tidak laku dijual.

"Ini akan merugikan dari warga masyarakat sendiri. Karena hasil dari evaluasi, bahwa selama 14 hari dilakukan perawatan, kalau istilahnya dulu isolasi mandiri untuk yang terkena virus (Covid-19), ini hasilnya signifikan, sapinya membaik, yang tadinya terpapar PMK bisa sehat, sembuh seperti sebelumnya," ucapnya.***

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Suarajatim.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X