Guru Ngaji di Mojokerto Cabuli 3 Santrinya Setelah Diajak Nonton Video Porno

- Senin, 27 Juni 2022 | 19:36 WIB
[Ilustrasi] Guru ngaji cabuli santrinya di Kabupaten Mojokerto (Pixabay.com/geralt)
[Ilustrasi] Guru ngaji cabuli santrinya di Kabupaten Mojokerto (Pixabay.com/geralt)

AYOSURABAYA.COM -- Kasus pencabulan seorang guru ngaji Taman Pendidikan Quran (TPQ) kepada santrinya kembali terjadi. Kini melibatkan guru ngaji di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Guru ngaji diduga mencabuli santrinya tersebut sejatinya telah dilaporkan sejak 28 Mei 2022 ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Mojokerto.

Guru ngaji cabuli santrinya di Mojokerto tersebut berinisial RD yang biasa dipanggil Ustadz. Dugaan pelecehan seksual tersebut kembali mencuat baru-baru ini.

Para orang tua santri korban pencabulan didampingi Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) kembali mendatangi Polres Mojokerto untuk menanyakan kelanjutan laporan dugaan guru ngaji cabuli santrinya.

Baca Juga: 8 Penyebab Orang Nonton Video Porno, Anda Mengalaminya?

Tak hanya LPBH, orang tua korban juga ditemani Woman Crisis Center dan Fatayat Nahdlatul Ulama atau NU Kabupaten Mojokerto.

Dugaan pelecehan seksual Guru ngaji terhadap santrinya itu terjadi telah lama. Guru ngaji tersebut diketahui telah memiliki istri dan dua anak.

Laporan pelecehan seksual tersebut termaktub dalam laporan polisi dengan nomor TBL/B/156/V/2022/SPKT/POLRES MOJOKERTO/POLDA JAWA TIMUR.

Melansir informasi dari suarajatim.com, jaringan ayosurabaya.com, peristiwa ini menjadi perhatian Pemkab Mojokerto.

Halaman:

Editor: Reny Diana Putri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X