Ormas Madura Nusantara Tuntut Izin Holywings Dicabut dan Minta Polisi Tangkap Bosnya

- Selasa, 28 Juni 2022 | 10:19 WIB
Ormas Madura Nusantara (Ist.)
Ormas Madura Nusantara (Ist.)

AYOSURABAYA.COM – Setelah GP Ansor Surabaya, kini giliran organisasi masyarakat (Ormas) Madura Nusantara yang menggeruduk Holywings di Jalan Basuki Rahmat, Senin (27/06/2022).

Mereka menggeruduk Holywings buntut dari promo kafe yang bermuatan SARA beberapa waktu lalu. Promo tersebut telah memicu kontroversial sehingga berbuntut panjang.

Dilansir dari Suarajatim.id, tiga outlet Holywings telah ditutup sementara sampai keadaan kondusif. Penutupan sementara ini setelah Ansor melakukan mediasi dengan manajemen kafe.

Selang beberapa hari setelah manajemen menutup sementara, giliran Ormas Madura yang mendemo mereka. Mereka menuntut agar pemerintah kota Surabaya mencabut izin Holywings.

Baca Juga: Fakta Baru Jasad Bayi di Wonocolo, Tewas Setelah Dibanting Ibunya

Sekjend Madura Nusantara Sulaiman Darwis, mengatakan dalam aksi damai itu merasa perlu menegur manajemen Holywings karena telah membuat gaduh masyarakat lantaran promo yang dimuat oleh Holywings Indonesia berbau SARA.

“Tuntutannya mencabut izin dari Hollywings Kota Surabaya, dan meminta kepada pihak kepolisian untuk menetapkan tersangka bosnya, bahwa tersangka saat ini kan hanya karyawan,” ujar Sulaiman, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (27/06/2022).

Sulaiman mengatakan, pihak manajemen pasti mengetahui promo yang dikeluarkan dan tidak bisa cuci tangan. Lantaran, promo tersebut sudah beredar ke masyarakat lewat media sosial.

“Bagaimanapun manajemen pasti tahu promo ini, kami meminta kepada pihak kepolisian republik indonesia untuk segera menangkap dan menjadikan tersangka pemilik, owner Holywings khususnya yang ada di jakarta,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Kukuh Tri Laksono

Sumber: Suarajatim.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X