Sejarah dan Asal Usul Kota Sidoarjo dari Zaman Kerajaan, Kolonial, hingga Pemerintahan Republik Indonesia

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 14:16 WIB
Monumen Jayandaru, Alun-alun, Masjid Agung - Sejarah dan Asal Usul Kota Sidoarjo dari Zaman Kerajaan, Kolonial hingga Pemerintahan Republik Indonesia. (Tangkap layar YouTube Raja Drone ID)
Monumen Jayandaru, Alun-alun, Masjid Agung - Sejarah dan Asal Usul Kota Sidoarjo dari Zaman Kerajaan, Kolonial hingga Pemerintahan Republik Indonesia. (Tangkap layar YouTube Raja Drone ID)

Gimana sih sejarah dan asal usul kota Sidoarjo yang dikenal dengan sebutan daerah Delta?

AYOSURABAYA.COM - Sejarah dan asal usul kota Sidoarjo tak dapat dipisahkan dari simbol udang dan bandeng.

Simbol tersebut, dipakai Sidoarjo, karena kota ini merupakan salah satu penghasil udang dan bandeng dari hasil tambaknya.

Terletak di Provinsi Jawa Timur, Kota Sidoarjo berbatasan dengan Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik di sebelah utara, Selat Madura di timur, Kabupaten Pasuruan di selatan, serta Kabupaten Mojokerto di bagian barat.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat dan Terbaru Edisi Juli 2022 dengan Tema Bekerja Keras dan Bekerja Cerdas

Pada zaman dahulu, Kota Sidoarjo terkenal sebagai pusat Kerajaan Janggala atau Jenggolo. Sedangkan di masa kolonialisme Hindia Belanda, daerah Sidoarjo dulunya bernama Sidokare, yang merupakan bagian dari Kabupaten Surabaya.

Daerah Sidokare dipimpin oleh seorang patih bernama R. Ng. Djojohardjo, bertempat tinggal di kampung Pucang Anom. Dimana, ia dibantu oleh seorang wedana yaitu Bagus Ranuwiryo yang bermukim di kampung Pangabahan.

Di tahun 1859, berdasarkan Surat Keputusan Pemerintah Hindia Belanda No. 9/1859 tanggal 31 Januari 1859, Staatsblad No. 6, daerah Kabupaten Surabaya akhirnya dibagi menjadi dua bagian yaitu Kabupaten Surabaya dan Kabupaten Sidokare.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Insomnia secara Alami dan Cepat, Salah satunya Relaksasi!

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Sumber: sidoarjokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X