Teks Khutbah Jumat PDF Singkat Edisi 8 Juli 2022 tentang 6 Keutamaan Berkurban

- Selasa, 5 Juli 2022 | 16:19 WIB
Teks Khutbah Jumat PDF Singkat Edisi 8 Juli 2022 tentang 6 Keutamaan Berkurban (Freepik)
Teks Khutbah Jumat PDF Singkat Edisi 8 Juli 2022 tentang 6 Keutamaan Berkurban (Freepik)

AYOSURABAYA.COM – Dapatkan teks khutbah Jumat PDF singkat dan penuh makna edisi 8 Juli 2022 yang bisa diunduh dalam bentuk PDF melalui link yang tertera pada akhir artikel.

Sebagai umat Muslim tentu wajib mengetahui berbagai keutamaan kurban agar lebih yakin dan mantab dalam menjalankan ibadah kurban.

Salah satu diantara enam keutamaan berkurban yaitu setiap bulu hewan akan dicatat sebagai satu kebaikan. Tinggal mengalikan, berapa jumlah bulu-bulu hewan yang kita kurbankan.

Baca Juga: Cabut Ribuan Nyawa dalam Sekejap, Malaikat Izrail Pernah Salah Cabut Nyawa?

Berikut teks khutbah Jumat singkat dan penuh makna edisi 8 Juli 2022 dengan tema 6 Keutamaan Berkurban yang ditulis oleh Ustad Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil.

Khutbah I
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Kaum Muslimin Rahimakumullah, Islam yang dibumikan oleh Allahﷻ melalui Nabi Muhammadﷺ tidak hanya mengandung ajaran ritual.

Islam juga menjadi mata air ajaran sosial yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan umat manusia. Kesenjangan jarak antara si kaya dan si miskin tidak boleh terlalu menganga.

Halaman:

Editor: Kukuh Tri Laksono

Sumber: Khutbahsingkat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X