Eri Cahyadi Jelaskan Konsep Taman Tengah Kota Surabaya: Rapi, Indah, Menyerap Polusi

- Selasa, 19 Juli 2022 | 15:08 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau taman tengah Kota Surabaya, Taman Bungkul, pada Senin, 18 Juli 2022. (Dok. Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau taman tengah Kota Surabaya, Taman Bungkul, pada Senin, 18 Juli 2022. (Dok. Pemkot Surabaya)

AYOSURABAYA.COM - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan konsep taman tengah Kota Surabaya, Taman Bungkul. Taman tersebut hendak ditata sehingga keberadaannya penuh manfaat.

Eri pada Senin, 18 Juli 2022 melakukan tinjauan langsung ke taman Kota Surabaya di Jalan Raya Darmo, bersama kepada PD dan Kepala DLH, Hebi Agus Djuniatoro.

Dia mengatakan bahwa dirinya ingin pepohonan di sepanjang Jalan Raya Darmo dirapikan, agar tidak terkesan seperti hutan. Pepohonan tinggi dinilai menghalangi pemandangan dan Taman Bungkul di seberangnya terhalangi.

"Tapi bagaimana orang Surabaya itu kalau lewat jalan itu bisa menikmati tamannya. Jadi nanti yang tinggi-tinggi tetap besar, sebagian dipangkas agar ada kombinasinya agar tidak terkesan penuh," kata dia, lewat keterangan resminya, Selasa, 19 Juli 2022.

Baca Juga: Nonton Film Pakai 5 Aplikasi Selain Netflix dan Disney Plus Hotstar, Ada yang Gratis!

Selain rapi dan indah, dia ingin fungsi taman itu untuk menyerap polusi agar udara di Surabaya tetap bersih. Agar enak dipandang, Eri ingin hiasan berupa lampu di sepanjang jalan menuju ke dalam Kota Surabaya.

Dia mengatakan, penataan taman tengah Kota Surabaya didahului penataan di Jalan Raya Darmo, mulai dari depan Masjid Al-Falah hingga ke depan Taman Bungkul.

Setelah pembuatan taman di Jalan Raya Darmo sukses, ia akan menerapkannya di sepanjang Jalan Ahmad Yani. "Nanti kita uji coba dulu, juga tambahkan seperti lampu - lampu sorot di Jalan Raya Darmo," katanya.

Cak Eri menjelaskan, penataan taman itu nantinya akan melibatkan perguruan tinggi dan dikerjakan pada pertengahan bulan Juli 2022. Konsep taman itu, ia juga akan melibatkan warga Surabaya sebagai bentuk meningkatkan rasa kegotongroyongan.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Sumber: Pemkot Surabaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Surabaya Selasa 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022 | 05:09 WIB

Jadwal SIM Keliling Surabaya Senin 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022 | 05:32 WIB
X