Begini Pengakuan Lengkap Ferdy Sambo Setelah Diperiksa 7 Jam Lebih

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 06:00 WIB
karir dan gaji fantastis Ferdy Sambo  terancam /ilustrasi dokumen Div Propam Polri
karir dan gaji fantastis Ferdy Sambo terancam /ilustrasi dokumen Div Propam Polri

Pengakuan Lengkap Ferdy Sambo Setelah Diperiksa 7 Jam Lebih kepada tim penyidik Bareskrim Polri telah diumumkan Dirtipidum Polri.

AYOINDONESIA.COM -- Penyidik Bareskrim Polri mengungkapkan pengakuan Inspektur Jenderal (Irjen) Ferdy Sambo atas pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua (J).

Dilansir dari Republika.co.id, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Andi Rian Djajadi mengungkapkan pengakuan Irjen Sambo yang merasa marah, dan naik pitam atas perbuatan Brigadir J yang dilaporkan oleh Putri Candrawathi Sambo, isteri dari Irjen Sambo.

“Bahwa keterangan dari saudara FS (Ferdy Sambo) mengatakan, bahwa dia menjadi marah dan emosi setelah mendapatkan laporan dari isterinya, PC (Putri Sambo),” ujar Andi Rian di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat (Jabar), Kamis, 11 Agustus 2022.

Pengakuan dari Irjen Sambo itu, dikatakan Andi Rian, disampaikan saat tim penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Sambo, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Kamis, 11 Agustus 2022. Dalam pemeriksaan tujuh jam tersebut, Andi Rian mengatakan, penyidik menggali keterangan atas pembunuhan Brigadir J.

Andi Rian menjelaskan, Irjen Sambo mengaku mendapatkan laporan dari isterinya atas perbuatan Brigadir J, di Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Andi Rian tak menyebutkan perbuatan apa yang dilakukan Brigadir J, sehingga dilaporkan oleh Putri Sambo ke Irjen Sambo. Tetapi, Andi Rian menjelaskan, laporan tersebut, membuat Irjen Sambo marah. Karena dikatakan, perbuatan Brigadir J dari laporan Nyonya Sambo itu, terkait dengan harkat dan martabat keluarga Sambo.

Baca Juga: Kata Tim Khusus Polri: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Karena Melukai Harkat dan Martabat Keluarganya

“Setelah mendapatkan laporan dari isterinya, PC, yang telah alami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang, yang dilakukan almarhum Yoshua,” ujar Andi Rian.

“Kemudian FS (Ferdy Sambo) memanggil RR, dan RE untuk melakukan rencana pembunuhan terhadap Yoshua,” begitu sambung Andi Rian, menirukan pengakuan Irjen Sambo saat pemeriksaan.

Andi Rian menerangkan, pengakuan Irjen Sambo tersebut, akan dimuatkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka. Kata Andi Rian, pengakuan tersebut, menjadi salah-satu bukti untuk mempermudah proses penyangkaan terhadap Irjen Sambo. Karena, kata Andi Rian, dengan pengakuan tersebut, menjadi terang apa alasan yang memicu Irjen Sambo, merancang pembunuhan terhadap Brigadir J.

“Kita bersyukur, ini tersangka FS, bunyi, ngomong,” ujar Andi Rian. Meskipun kata dia, tim penyidikannya, tak mengejar pengakuan.

“Kalaupun dia nggak ngomong sekalipun, tidak ada masalah,” kata Andi Rian. “Karena kita, di penyidikan sudah punya bukti untuk memberikan sangkaan terhadap yang bersangkutan untuk bisa dijerat, dan di bawa ke pengadilan,” sambung Andi Rian.

Andi Rian menegaskan, pengakuan lengkap Irjen Sambo yang sudah dimuat di BAP tersebut, akan terungkap di pengadilan. “Jadi kalau ini, spesifik nanti, tentunya akan dibuka semuanya di pengadilan,” terang Andi Rian.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tersangka Kasus Brigadir J, Instagram Bharada E Diserbu Doa Warganet

Motif Pembunuhan Akan Diumumkan di Persidangan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta pada Kamis, 11 Agustus 2022, mengatakan motif penembakan dan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian tewasnya Brigadir Yosua Novriansyah Hutabarat alias Brigadir J akan dibeberkan dalam persidangan. Ia juga menyampaikan dalam waktu dekat hasil autopsi ulang akan dipublikasikan kepada masyarakat.

Timsus sendiri memeriksa Irjen Ferdy Sambo untuk pertama kali sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Norfiansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis, 11 Agustus 2022.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan hadir memberikan keterangan pers hasil pemeriksaan.

Baca Juga: Terpopuler! Kumpulan Link Twibbon HUT RI 77 dengan Desain Terbaru, Cocok Digunakan pada 17 Agustus 2022

Dalam keterangannya kepada timsus Ferdy mengaku marah dan emosi setelah mendapat laporan pelecehan dari istrinya Putri Candrawathi.

Demikian informasi tentang hasil penyelidikan Ferdy Sambo yang baru saja dilakukan oleh polisi. Dalam keterangannya, ia mengaku marah usai mendengar laporan dari sang istri.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kelebihan GB WhatsApp yang Jarang Diketahui

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:29 WIB

Asik, Bus Listrik Bakal Wara-wiri di Kota Surabaya

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:11 WIB

Gunung Semeru Meletus, 560 Jiwa Mengungsi di 10 Titik

Kamis, 8 Desember 2022 | 13:05 WIB
X