Eri Cahyadi Ancam Oknum ASN yang Lakukan Pungli di Wilayah Pemkot Surabaya dari Pemecatan sampai Pidana

- Senin, 30 Januari 2023 | 13:56 WIB
Eri Cahyadi saat Apel Pengarahan Walikota kepada pegawai, lurah, dan camat di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin (30/1/2023). (Foto: dok. Pemkot Surabaya)
Eri Cahyadi saat Apel Pengarahan Walikota kepada pegawai, lurah, dan camat di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin (30/1/2023). (Foto: dok. Pemkot Surabaya)

AYOSURABAYA.COM - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menumpahkan rasa dongkolnya pada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang coba-coba bermain pungutan liar (Pungli) di wilayah Pemkot Surabaya.

Kekecewaan Eri Cahyadi terhadap oknum ASN itu terjadi setelah dirinya menerima laporan dan bukti pungli terkait penerimaan Tenaga Non-ASN atau Tenaga Kontrak di Surabaya.

Kala itu, salah seorang warga Surabaya menghadap Eri Cahyadi dengan membawa bukti laporan pungli berupa tangkapan layar percakapan terhadap oknum ASN itu.

Baca Juga: Daftar Hari Nasional dan Internasional Bulan Februari, apa Saja?

Tak tanggung-tanggung, oknum ASN itu mematok biaya pungli untuk satu korban mencapai Rp15 juta.

Eri Cahyadi bakal memastikan akan memberikan sanksi terberat kepada oknum ASN yang bermain-main dengan pungli di Pemkot Surabaya.

Bahkan, ia tak segan untuk melaporkan ASN tersebut sampai ke ranah hukum. Hingga saat ini baru diketahui ada tiga korban yang mengalami aksi pungli tersebut.

Karenanya, ia mengaku geram dan langsung menumpahkan amarahnya saat Apel Pengarahan Walikota kepada pegawai, lurah, dan camat di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin 30 Januari 2023.

Baca Juga: Eri Cahyadi Jadi Ketua IKA ITS Jatim, Ini Manuver yang Bakal Dilakukan Wali Kota Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi pun telah memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Inspektorat, dan jajaran asisten terkait pembahasan laporan pungli tersebut.

“Pemkot hadir memberi penyelesaian masalah bukan meminta uang. Minggu kemarin, ada warga melapor ke saya, dia hadir sendiri ke ruangan saya dan memberikan bukti bahwa ada ASN yang meminta uang untuk (rekrutmen) Tenaga Kontrak,” kata Eri Cahyadi usai Apel Pengarahan.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan ASN untuk tak bermain-main saat memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Pahlawan.

Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas Pemkot Surabaya, bahkan ia tak segan untuk melakukan pemecatan hingga melaporkan sendiri unsur pidana ke kejaksaan maupun ke kepolisian bagi ASN yang kedapatan melakukan pungli.

Baca Juga: Link Nonton dan Sinopsis Moonlight Chicken Drama BL Thailand Terbaru, Kisah Cinta Penjual Nasi Ayam Hainan

Halaman:

Editor: Setyo Adi Nugroho

Sumber: Pemkot Surabaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X