Kuliner Malam Malang: Sego Resek, Masakan Nasi Sampah Legendaris Sejak 1959

- Minggu, 20 Februari 2022 | 09:33 WIB
Penjual  Sego Resek di daerah Kasin, tepatnya Jalan Brigjend Katamso, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. (hafidhandriono)
Penjual Sego Resek di daerah Kasin, tepatnya Jalan Brigjend Katamso, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. (hafidhandriono)

AYOSURABAYA.COM -- Salah satu kuliner malam Malang yang wajib dicicipi adalah sego resek. Sego berarti Nasi, resek berarti sampah.

Pelafalan 'e' pada resek sama seperti 'e' pada kata emas atau beras. Sego resek atau nasi sampah jadi salah satu pilihan kuliner malam di Malang.

Sego resek telah melegenda di Kota Malang karena masih eksis sejak 1959.

Baca Juga: 7 Gejala Kanker Anak yang Wajib Diwaspadai Sedini Mungkin

Selama 63 tahun sego resek telah dinikmati pelanggan setianya hingga lintas generasi. Bahkan wisatawan maupun orang-orang yang pernah tinggal di Malang, ketika datang kembali diperkirakan akan mampir mencicipi kuliner malam Malang ini.

Sego resek atau nasi sampah ini buka sore hingga malam hari sekitar pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB. Lokasinya berada di daerah Kasin, tepatnya Jalan Brigjend Katamso, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Lantas, apakah sebenarnya sego resek atau nasi sampah ini? Berikut ulasan mengenai kuliner malam satu ini yang hanya ada di Kota Malang.

Baca Juga: Patung Jokowi Naik Motor Balap Dipasang di Pintu Gerbang Sirkuit Mandalika

Sego resek atau nasi sampah hampir sama dengan nasi goreng. Aneka sayuran, seperti kol dan tauge dicampur aduk dengan nasi, mie dan suwiran ayam hingga menumpuk seperti sampah.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X