Apa Hukum Menikah dengan Wanita Hamil Akibat Zina?

- Kamis, 10 Desember 2020 | 11:40 WIB
Ulama berbeda pendapat hukum nikah wanita hamil akibat zina. Pasangan yang sudah menikah (ilustrasi). (Independent)
Ulama berbeda pendapat hukum nikah wanita hamil akibat zina. Pasangan yang sudah menikah (ilustrasi). (Independent)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Fenomena hamil di luar nikah semakin banyak terjadi. Lalu apa hukum menikahi wanita yang sedang hamil menurut perspektif fiqih Islam?

Dilansir dari Republika.co.id, sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu diketahui sebab wanita hamil. Ada dua sebab seorang wanita bisa hamil yaitu sebab hamil yang sah dan halal dalam arti hamilnya hasil hubungan suami istri yang sah dengan suami yang sah di bawah pernikahan yang juga sah dan sebab hamil yang tidak sah, karena dilakukan dengan cara melakukan zina yang diharamkan syariat.

Aini Aryani, Lc dalam bukunya \"Halal-Haram Menikahi Wanita Berzina dan Hamil\" selain hamil karena menikah ada hamil karena zina yang diharamkan syariat.

Dalam kasus ini, kata Aryani ada dua kemungkinan kasus. Pertama, nikahnya wanita hamil hasil zina ini dengan laki-laki yang menzinainya di luar nikah. Kedua, nikahnya wanita hamil ini dengan laki-laki lain yang bukan ayah dari bayinya.

AYO BACA : Pandemi Disebut Jadi Faktor Kekalahan MAJU di Pilkada Surabaya

Pada kesempatan ini, Aryani menyampaikan pendapat imam mazhab tentang halal haramnya wanita hamil dinikahi selain ‘ayah’ dari bayi dalam kandungan.

Halal dinikahi  

Menurut pendapat Mazhab Al-Hanafiyah dan Asy-Syafi'iyah terbalik 180 derajat, yaitu mereka justru menghalalkan pernikahan tersebut, baik dilakukan laki-laki yang menjadi ayah dari si bayi atau pun laki-laki lain yang bukan ayah si bayi.

Penting untuk dijadikan catatan, meski kedua mazhab ini membolehkan terjadinya akad nikah, namun kebolehannya berhenti hanya sampai pada akadnya saja. Sedangkan hubungan seksual suami istri hukumnya haram dilakukan.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X