Menkes Budi Gunadi Minta Sekolah Tutup, Positivity Rate PTM Diatas 5 Persen

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:25 WIB
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengumumkan PPKM diperpanjang 2 minggu ke depan. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengumumkan PPKM diperpanjang 2 minggu ke depan. (Youtube/Sekretariat Presiden)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan keputusan penting soal pemberhentian uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Secara tegas Budi Gunadi Sadikin meminta sekolah menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas diminta tutup selama dua pekan apabila postivity rate atau angka positif Covid-19 di atas lima persen.

Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pihaknya masih menemukan adanya kasus positif dalam pemeriksaan atau positivity rate dari pelajar yang menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di Jakarta.

Baca Juga: PON XX Papua: Per 5 Oktober Jatim Raih Total 76 Medali, Emas Berapa ?

Melansir dari Suara.com--jaringan Ayosurabaya.com, Budi Gunadi menegaskan, apabila positivity rate-nya yang ditemukan di sekolah di atas lima persen, maka sekolah akan diminta untuk tutup terlebih dahulu selama dua pekan.

"Kami sudah menentukan kalau misalnya positivity rate-nya dari satu sekolah itu di atas lima persen, maka sekolahnya kita minta tutup dulu selama dua minggu sambil perbaiki protokol kesehatannya," ungkap Budi dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/10/2021).

Itu dapat terungkap dari metode aktif surveilans yang disusun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: Punya Barang Bekas Jangan Dibuang, Jual di Loak.in Hasil Inovasi Mahasiswa Undika Surabaya

Metode aktif tersebut disusun Kemenkes untuk sekolah-sekolah yang melakukan tatap muka dengan prinsip 10 persen dari sekolah yang tatap muka di satu kota/kabupaten.

Halaman:

Editor: Hartanto Ardi Saputra

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X