BMKG Sebut Dampak Siklon Nyatoh Masih Ada, Sedangkan Siklon Teratai Berangsur Berkurang

- Kamis, 2 Desember 2021 | 18:56 WIB
Keterangan dan citra satelit siklon tropis Nyatoh. (bmkg)
Keterangan dan citra satelit siklon tropis Nyatoh. (bmkg)

AYOSURABAYA.COM -- Sejak Rabu (2/12/2021) petang kemarin, Indonesia dilanda siklon tropis baru bernama Teratai. Selain itu, juga dilanda siklon tropis Nyatoh di sejumlah daerah di Indonesia.

Lantas, apakah masih berlangsung hingga saat ini? juga berdampak ke Jatim?

Prakirawan BMKG Juanda, Ary Pulung mengatakan, untuk siklon tropis Teratai sudah terpantau hampir menghilang. Namun, tidak demikian dengan Nyatoh.

Baca Juga: Rekor pertemuan Manchester United vs Arsenal

"Untuk siklon Teratai, sudah menuju 'punah'. Sedangkan, untuk siklon tropis Nyatoh masih aktif," kata Ary, Kamis (2/12/2021).

Ary menjelaskan, untuk dampak ex-Siklon Tropis Teratai dan siklon tropis Nyatoh dinilai tak berdampak. Terlebih, secara langsung terhadap cuaca secara umum.

Berikut penjelasan dan detil dampak yang ditimbulkan dari Nyatoh dan Teratai:
- Ex-Siklon tropis Teratai
Memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia berupa;
- Potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten
- Potensi angin kencang di
- Tinggi gelombang 1.25 - 2.5 meter (Moderate) di perairan Enggano Bengkulu, Barat Lampung, Samudra Hindia, hingga perairan Jatim
- Tinggi gelombang 2,5 - 4,0 meter (Rough Sea) di Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jabar.

Baca Juga: Tips Cegah Tas Gendong Nabrak Muka Penumpang saat Naik Pesawat dari Sandiaga Uno

Ary mewanti-wanti para nelayan dan masyarakat atau kelompok mau oun instansi yang hendak melaut, untuk menghentikan aktivitasnya sementara waktu. Mengingat, gelombang tinggi dan angin kencang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X