Operasi Pencarian Korban Hilang Letusan Erupsi Semeru Ditargetkan Satu Minggu, 22 Orang Masih Hilang

- Rabu, 8 Desember 2021 | 07:11 WIB
Sebuah rumah dan halamannya luluh lantak diterjang awas panas letusan Gunung Semeru. (BNPB)
Sebuah rumah dan halamannya luluh lantak diterjang awas panas letusan Gunung Semeru. (BNPB)

LUMAJANG, AYOSURABAYA.COM – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) di bawah koordinasi Basarnas menargetkan waktu pencarian korban letusan Gunung Semeru selama satu minggu.

Hal tersebut disampaikan Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Irwan Subekti dalam konferensi pers, Selasa, 7 Desember 2021.

Irwan Subekti yang juga menjadi Komandan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru menyampaikan korban yang masih dinyatakan hilang berjumlah 22 orang.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik Surabaya Selatan ULP Ngagel Hari Ini, 8 Desember 2021

Upaya pencarian difokuskan di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dan wilayah Desa Curah Kobokan. Lebih lanjut dalam operasi pencarian, Irwan mengatakan tim gabungan sangat memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan di lapangan.

“Pencarian pagi hingga sore dengan memperhatikan cuaca di Lumajang. Hampir setiap hari, setiap sore rata-rata turun hujan. Upaya pencarian sangat dipengaruhi kondisi hujan di lapangan,” ujarnya.

Upaya pencarian warga yang masih dinyatakan hilang akan mengoptimalkan kemampuan para personel di lapangan, yang juga dibantu dengan alat berat. Ia pun selalu mengingatkan kewaspadaan terhadap kondisi material vulkanik yang masih panas dan kondisi hujan di puncak gunung agar terhindar dari banjir lahar dingin.

Baca Juga: Prediksi Cuaca Surabaya Hari Ini, 8 Desember 2021, Sepanjang Hari Berawan

Pada kesempatan itu, posko memprioritaskan pada operasi pencarian dan penanganan warga yang mengungsi. Terkait dengan penambang pasir yang hilang, pihaknya akan memastikan identitas korban yang saat ini masih dalam proses identifikasi. Dari jumlah korban meninggal sebanyak 34 orang, 10 di antaranya belum teridentifikasi.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X