Gubernur Jatim Sentil Warga yang Selfie di Kawasan Bencana Letusan Gunung Semeru

- Selasa, 14 Desember 2021 | 11:18 WIB
Tangkapan layar unggahan video warga berswafoto di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jatim.  (Instagram/@khofifah.ip)
Tangkapan layar unggahan video warga berswafoto di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jatim. (Instagram/@khofifah.ip)

LUMAJANG, AYOSURABAYA.COM -- Beredar video yang memperlihatkan aksi sejumlah warga datang ke lokasi erupsi Gunung Semeru untuk berswafoto alias selfie.

Di tengah duka korban bencana gunung api yang terletak di Lumajang, Jawa Timur itu, mereka justru asyik mengabadikan momen dengan bergaya di lokasi yang terdampak erupsi.

Video tersebut salah satunya dibagikan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa lewat akun Instagram pribadinya, pada Senin (13/12).

Baca Juga: Viral Video Awan Merah Disertai Petir di Jatim, Gunung Welirang Meletus? Berikut Penjelasan BMKG

Terlihat di dalam video tersebut, tiga orang perempuan berada di tengah lokasi bencana yang dekat dengan aliran lahar panas. Bukannya takut, mereka justru berpose dengan latar belakang lokasi erupsi Gunung Semeru.

Tak jauh dari tiga perempuan itu, sejumlah orang lainnya juga melakukan hal serupa, layaknya berada di tempat wisata. Aksi warga dalam video tersebut disayangkan oleh Khofifah. Ia berujar, lokasi bencana seharusnya tidak dijadikan arena wisata atau berswafoto.

"Masyarakat Jawa Timur yang baik, aksi dalam video tidak untuk dicontoh. Yuk, bangun empati dan jaga perasaan korban dan keluarganya dengan tidak menjadikan lokasi bencana sebagai arena wisata dan selfie. Kesedihan mereka belum usai, jadi jangan menambah duka mereka ya demi eksistensi di media sosial. Maturnuwun," tulis akun @khofifah.ip, dikutip Senin (13/12).

Baca Juga: Menyusul Gempa Magnitudo 7,5 BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami di Sulsel, NTT, NTB, dan Maluku

Hingga kini, video viral itu telah ditayangkan lebih dari 245 ribu kali. Unggahan itu memancing banyak komentar warganet Instagram. Bukan hanya dianggap tak berempati, aksi warga berswafoto di lokasi bencana Semeru juga dinilai membahayakan.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X