36 Korban Letusan Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 07:11 WIB
anjing pelacak untuk mencari jenazah korban letusan Gunung Semeru yang tertimbun material letusan.  (duku. photography on Unsplash)
anjing pelacak untuk mencari jenazah korban letusan Gunung Semeru yang tertimbun material letusan. (duku. photography on Unsplash)

LUMAJANG, AYOSURABAYA.COM - Petugas SAR gabungan telah resmi menghentikan operasi pencarian dan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru. Penutupan operasi gabungan itu juga telah melalui beragam pertimbangan dan kesepakatan, serta sesuai SOP SAR

Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hari Adi Purnomo mengatakan, hingga hari terakhir operasi SAR, berhasil menemukan 2 human body remains. Masing-masing pada pukul 08.15 dan 08.30 WIB di sektor pencarian Dusun Curah Kobokan.

"Kedua bagian tubuh manusia tersebut telah dievakuasi ke RSUD Haryoto untuk keperluan identifikasi," kata Hari, Jumat (17/12/2021).

Baca Juga: Varian Omicron Pertama Ditemukan di Jakarta, Bagaimana dengan Jatim?

Hari menegaskan, operasi SAR hari terakhir pada Kamis (16/12/2021) juga sempat dihentikan sementara sekitar pukul 10.00 WIB. Sebab, sempat terjadi erupsi yang dinilai dapat membahayakan keselamatan tim SAR gabungan.

"(erupsi) bisa membahayakan dari 126 Potensi SAR dengan jumlah kurang lebih 350 personel itu," ujarnya.

Kendati demikian, petugas SAR gabungan telah berakhir. Namun, tak menutup kemungkinan mereka bakal kembali bertugas apabila Gunung Semeru kembali erupsi dan menelan korban.

Baca Juga: Mengenal Sunan Drajat yang Menyebarkan Islam dengan Ajaran Pepali Pitu

Berikut perkembangan data teranyar yang diperoleh hingga operasi SAR ditutup:
1. Jumlah Korban Selamat:
- Luka Ringan : 82 orang
- Luka Berat : 18 orang
2. Meninggal Dunia :
- di RS: 9 orang
- di lokasi: 48 orang
- Body Part : 5 paket
3. Tidak ditemukan : 36 orang

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X