Dampak Siklon Tropis: Maluku, NTT, dan NTB Waspada Banjir Bandang 23-26 Desember 2021

- Jumat, 24 Desember 2021 | 05:52 WIB
Ilustrasi siklon. (Shutterstock)
Ilustrasi siklon. (Shutterstock)

AYOURABAYA.COM -- Potensi longsor dan bencana alam di Maluku, NTB, dan NTT tersebut berdasarkan informasi mengenai Suspect Area Potensi Siklon Tropis Di Laut Timor Tanggal 22 - 26 Desember 2021, yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat di Maluku, NTB, dan NTT agar selalu waspada.

Masyarakat yang tinggal di lembah sungai, bantaran sungai, alur sungai, serta masyarakat yang tinggal pada dan di bawah tebing sebaiknya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tanah longsor, banjir bandang dan aliran bahan rombakan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Surabaya di Malam Natal, Hujan Ringan

"Pada hari ini, Rabu Tanggal 22 Desember 2021, BMKG mengindikasikan terkait Suspect Area Potensi Siklon Tropis Di Laut Timor Tanggal 22 - 26 Desember 2021," ujar Kepala PVMBG Andiani.

"Berkaitan dengan informasi tersebut Badan Geologi, Kementerian ESDM mengimbau kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah di Maluku, NTB dan NTT untuk mewaspadai potensi terjadinya longsor dan banjir bandang/aliran bahan rombakan," lanjutnya, dikutip dari siaran pers di laman resmi Kementerian ESDM.

Siklon tropis menurut BMKG merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km.

Baca Juga: Hujan Deras Disertai Es Guyur Kota Malang Kamis Siang

Siklon tropis ini terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan lebih dari 63 km/jam.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X