1.381 Guru Madrasah Dipaksa Kembalikan BSU Sebesar Rp1.8 Juta, Bingung Uang Sudah Terpakai

- Jumat, 31 Desember 2021 | 05:38 WIB
Ilustrasi uang rupiah  (pixabay)
Ilustrasi uang rupiah (pixabay)

AYOSURABAYA.COM -- Sebanyak 1.381 guru madrasah harus mengembalikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp1,8 juta.

Hal tersebut lantaran ribuan guru mendapat bantuan dobel dari sumber lain. Misalnya, selain BSU dari Kemenag para guru telah mendapat pula bantuan upah dari BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya di Hari Terakhir Tahun 2021, Cerah Berawan Sepanjang Hari hingga Malam Tahun Baru

"Betul mereka mendapat bantuan dobel. Harus dikembalikan itu perintah pusat. Contohnya, ada guru yang dapat BSU Kemenag dapat pula dari BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Kemenag KBB, Ahmad Sanukri saat dihubungi, Kamis 30 Desember 2021.

Kemenag KBB mengaku tak mengetahui terkait verifikasi data BSU sehingga bisa terjadi dobel. Pasalnya, proses verifikasi data penerima hingga pencarian, langsung dilakukan Kemenag pusat.

"Kita tidak tahu. Baru tahu ketika ada data dari pusat bahwa ada penerima BSU dobel," tambahnya.

Baca Juga: Jaksa Sebut Terdakwa HW Lakukan Kejahatan Asusila terhadap Belasan Santriwati secara Terencana

Sanukri menjelaskan Kemenag pusat juga telah mengundang ribuan guru tersebut menghadiri sosialisasi teknis pengembalian BSU di MAN 1 Bandung Barat, Kecamatan Cililin, Kamis 30 Desember 2021.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Jember Sebabkan Satu Warga Meninggal

Senin, 10 Januari 2022 | 09:34 WIB
X