Usai Ditetapkan sebagai Tersangka, Ferdinand Hutahaen Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri

- Selasa, 11 Januari 2022 | 04:38 WIB
Ferdinand Hutahaean resmi ditetapkan sebagai tersangka (@ferdinanhutahaean)
Ferdinand Hutahaean resmi ditetapkan sebagai tersangka (@ferdinanhutahaean)

AYOSURABAYA.COM -- Ferdinand Hutahaen dinyatakan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), Senin (10/1).

Hal itu diputuskan Bareskrim Mabes Polri setelah melakukan pemeriksaan lebih dari 13 jam.

Tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipid Siber), pun langsung menjebloskan pesohor politik di media sosial (medsos) itu ke Rumah Tahanan (Rutan) Mabes Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Mabes Polri, Brigadir Jendera (Brigjen) Ahmad Ramadhan mengatakan, Ferdinand Hutahaean, dijebloskan ke tahanan tahap pertama, selama 20 hari sejak Senin (10/1).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini, Selasa 11 Januari 2022, Waspada Hujan Petir Siang dan Malam

“Setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti sesuai dengan KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana), penyidik menaikkan status saudara FH (Ferdinand Hutahaean), dari saksi menjadi tersangka,” ujar Ramadhan dikutip dari Republika

Ramadhan menambahkan, status Ferdinand Hutahaean yang sudah tersangka, tim penyidik dengan alasan subjektif, maupun objektif melakukan penahanan.

“Yang bersangkutan saudara FH, ditahan selama 20 hari, di Rutan Mabes Polri,” begitu sambung Ramadhan. Adapun sangkaan sementara yang disematkan oleh penyidik kepada Ferdinand Hutahaen, adalah Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 1946 tentang Hukum Pidana, dan Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Baca Juga: 9 Destinasi Wisata Religi Makam Wali Songo di Pulau Jawa, 5 Berada di Jatim

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

X