Menkes Jelaskan Varian Omicron Akan Melonjak dalam Beberapa Waktu Mendatang

- Selasa, 11 Januari 2022 | 11:51 WIB
Ilustrasi virus Corona varian Omicron.
Ilustrasi virus Corona varian Omicron.

AYOSURABAYA.COM -- Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus menunjukkan peningkatan cukup signifikan sejak awal tahun 2022. Per Senin, 10 Januari 2021, Kemenkes mencatat sebanyak 414 orang terkonfirmasi positif varian Omicron.

Menaggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, meyakini kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air masih akan melonjak dalam beberapa waktu ke depan. Namun dia meminta masyarakat tidak panik apalagi sampai khawatir.

"Kita akan menghadapi gelombang dari Omicron ini, tidak usah panik. Kita sudah mempersiapkan diri dengan baik dan pengalaman menunjukan bahwa walaupun naiknya cepat tapi gelombang omicron ini turunnya pun cepat," kata Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa 11 Januari 2021, dikutip dari Republika

Baca Juga: Call Center dan Nomor WA untuk Laporkan Kekerasan pada Anak dan Perempuan

Kemenkes pun berencana mengubah strategi penanganan pasien Covid-19 varian Omicron. Jika sebelumnya layanan difokuskan di rumah sakit, Kemenkes akan menggesernya untuk difokuskan ke rumah-rumah. Perubahan ini dilakukan karena angka perawatan di rumah sakit dari kasus Omicron jauh lebih sedikit.

Meskipun kenaikan transmisi Omicron akan jauh lebih tinggi daripada varian delta, menurut Budi, angka perawatan di rumah sakit akan jauh di bawah delta.

Dari 414 kasus Omicron di Indonesia saat ini, hanya dua orang yang masuk kategori sedang atau membutuhkan perawatan oksigen. Keduanya berusia 58 tahun dan juga 47 tahun yang sama-sama memiliki komorbid. Sementara sebanyak 26 persen atau 114 dari 414 kasus telah dinyatakan sembuh, termasuk dua orang yang masuk kategori sedang.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Minta Warga Hormati Kearifan Lokal di Semeru

"Jadi kesimpulannya memang walaupun Omicron ini cepat transmisinya, tapi relatif lebih ringan dari severity atau keparahannya," jelas Budi.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X