Remeja di Jombang Tega Tenggelamkan Sahabat Sendiri Gegara Utang

- Minggu, 25 Oktober 2020 | 06:36 WIB
Ilustrasi--Tenggelam (pixabay)
Ilustrasi--Tenggelam (pixabay)

JOMBANG, AYOSURABAYA.COM -- Kasus pembunuhan yang dilakukan AHR (16) terhadap Muhammad Alfian Rizky Pratama (12), Kecamatan/Kabupaten Jombang akhirnya terkuak.

Dilansir dari Suara.com, motif pembunuhan dipicu utang korban sebesar Rp200 ribu terhadap pelaku. Korban punya utang Rp200 ribu untuk membeli game online. Dari situlah pelaku menaruh dendam.

AYO BACA : DPRD Sebut Sejumlah Proyek Pemkot Era Wali Kota Risma Mangkrak

Hingga kemudian AHR menjemput korban di rumahnya untuk diajak ke wisata alam Kedungcinet, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan. Mereka berangkat bertiga dengan mengendarai sepeda motor pada Rabu (21/10/2020).

Di tempat wisata tersebut mereka bermain di sungai yang penuh bebatuan. Tiga remaja ini juga sempat berswafoto di lokasi. Dari situlah AHR mendorong korban hingga tercebur ke cekungan sungai.

AYO BACA : Menaker: UMP dan UMK Tetap Dipertahankan di UU Cipta Kerja

“Korban sempat berenang ke tepian. Tapi ditendang oleh pelaku dan tenggelam. Motifnya uang Rp 200 ribu,” kata Kapolsek Plandaan AKP Akwan, Jumat (23/10/2020).

Untuk menutupi perbuatannya, AHR pulang dan melapor ke orangtua korban bahwa Alfian terpeleset masuk sungai saat swafoto. Awalnya pihak keluarga tak menaruh curiga. Pencarian pun dilakukan, jasad Alfian ditemukan tak bernyawa pada Rabu sore.

Sehingga jasad bocah kelas VI MI (Madrasah Ibtidaiyah) ini langsung dikebumikan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Sambongdukuh, Jombang.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X