Positif Covid-19, Murid SD di Jombang Sempat Salam ke 5 Guru

- Jumat, 25 Juni 2021 | 09:13 WIB
Positif Covid-19, Murid SD di Jombang Sempat Salam ke 5 Guru. (Pixabay)
Positif Covid-19, Murid SD di Jombang Sempat Salam ke 5 Guru. (Pixabay)

JOMBANG, AYOSURABAYA.COM – Salah seorang murid SD di Jombang, Jawa Timur, positif Covid-19 dan sempat bersalaman dengan 5 guru saat berada di sekolah.

Guna memutus rantai penyebaran Covid-19, lima guru tersebut tes swab PCR di RSUD Ploso, Jombang. Itulah salah satu hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang terkait PTM (pembelajaran tatap muka) yang dimulai 6 April 2021.

“Ada tiga sekolah yang sempat terdapat murid positif Covid-19. Namun setelah kita tracing dan Swab PCR, alhamdulillah hasilnya negatif semua. Tidak sampai menular ke tenaga pendidik dan peserta didik lain. Sehingga tidak muncul klaster di lingkungan pendidikan,” kata Kepala Disdikbud Jombang Agus Purnomo, Kamis (24/6/2021), dikutip dari Beritajatim.

KUOTA GRATIS KEMENDIKBUD JUNI 2021, Pulsa 200 Ribu, Kuota 125 GB, Ini Pengumuman Resminya

Agus menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi 2 minggu lalu atau sebelum liburan. Saat itu, sekolah SD dan SMP di Jombang mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Dari evaluasi pelaksanaan PTM pun menyimpulkan bahwa penerapan protokol kesehatan secara ketat sangat penting.

Karena dengan penerapan protokol kesehatan, bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. “Seperti di salah satu SDN di Kecamatan Bandarkedungmulyo itu, karena protokol kesehatan sangat ketat, akhirnya tidak terjadi penularan (Covid-19),” lanjut Agus.

Agus juga mencatat kejadian serupa di sebuah SDN kecamatan lain dan juga di SMP. Namun lagi-lagi, setelah dilakukan tracing, tidak ada penularan. “Itu karena kita mewajibkan seluruh sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat PTM,” kata mantan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakab Jombang ini.

Apakah PTM akan dilanjutkan setelah libur panjang mengingat saat ini Covid-19 di Jombang melonjak tajam? Agus belum berani memastikan.

Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi. Keputusan akan diambil H-5 awal masuk sekolah. Jika Covid-19 melonjak, PTM dihentikan. Namun jika kasus Covid-19 turun atau melandai, PTM dilanjutkan.

Cara Membuat Teh Jahe untuk Diet, MENU DIET Alami yang Cepat Menurunkan Berat Badan

“Tahun ajaran baru mulai masuk pada 12 Juli 2021. Nah, pada H-5, kita akan umumkan apakah tetap PTM atau pembelajaran daring. Parameternya, kalau Covid-19 masih tinggi, kita laksanakan pembelajaran daring, tapi kalau (Covid) turun atau melandai kita lanjutkan PTM,” ujar Agus.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

X