Demi Independensi, Erick Jamin Ahok Mundur dari PDIP

- Sabtu, 23 November 2019 | 01:16 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Kementerian BUMN)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Kementerian BUMN)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipastikan akan mundur sebagai kader PDIP setelah terpilih sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (persero).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) erick thohir menjelaskan bahwa, dirinya sudah berkoordinasi dengan Ahok terkait hal ini.

AYO BACA : UMK Seperti Jakarta, Buruh Surabaya Adem Ayem

"Pasti semua komisaris di BUMN, apalagi direksi harus mundur dari partai, itu sudah clear. Semua nama yang diajak bicara kita kasih tahu semua ini. Kenapa? Independensi dari BUMN sangat dipentingkan," kata Erick, Jumat (22/11/2019).

Erick juga menyampaikan bahwa figur Ahok diperlukan untuk melakukan perbaikan tata kelola di tubuh Pertamina. Selain itu, Erick juga menugaskan Ahok untuk bisa menekan angka impor migas yang selama ini masih dilakukan Pertamina.

AYO BACA : Redam Polemik Dioksin, DPRD-Gubernur Jatim Pamer Makan Telur

Ahok, ujar Erick, juga punya tugas besar untuk mempercepat pembangunan kilang-kilang pengolahan migas oleh Pertamina. Pengolahan yang bisa dilakukan sendiri di dalam negeri diharapkan mampu menekan angka impor migas.

"Saya perlu teamwork yang besar tidak bisa dirut saja. Itulah kenapa kita ingin orang yang pendobrak, bukan pendobrak marah-marah. Saya rasa Pak Basuki berbeda," jelas Erick di Istana Negara, Jumat (22/11/2019).

Erick menambahkan, Ahok juga diharapkan mampu memantau target-target perusahaan yang manajemennya dikerjakan oleh direksi. Penunjukan Ahok dibarengi dengan penunjukkan Emma Sri Martini sebagai Direktur Keuangan (Dirkeu) Pertamina. Emma sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

X