Bentrok Suporter, Warga Blitar Rugi Rp254 Juta

- Kamis, 20 Februari 2020 | 18:08 WIB
Bentrok suporter Persebaya dan Arema FC di Blitar, Selasa (18/2/2020). [Suara.com/Farian]
Bentrok suporter Persebaya dan Arema FC di Blitar, Selasa (18/2/2020). [Suara.com/Farian]

BLITAR, AYOSURABAYA.COMPemkot Blitar telah menginvetarisir kerugian yang disebabkan oleh kerusuhan antara dua kelompok suporter pada Selasa (18/2/2020).

Pemkot Blitar melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulan Bencana Daerah (PBD) menyebutkan, dari laporan warga, total kerusakan dan penjarahan yang timbul akibat ulah suporter mencapai ratusan juta rupiah. 

"Estimasinya kami hitung sekitar Rp 254 juta. Mulai dari lahan sawah ludes, makan enggak dibayar sampai atap bangunan, mobil dan motor rusak," kata Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, Hakim Sisworo, Kamis (20/2/20).

Dari manifest laporan kerusakan yang dirasakan oleh warga imbas bentrokan antara Bonek dan Aremania diantaranya, lahan sawah milik 25 warga Kelurahan Bendo seluas 6,14 hektare rusak.

Tingkat kerusakan bervariasi mulai rusak sebagian hingga terancam gagal panen dengan total kerugian 51 juta rupiah lebih.

Belasan toko dilaporkan rusak dan dijarah. Toko yang rusak kebanyakan dibagian atap akibat lemparan batu atau benda keras lainnya.

Sedangkan, penjarahan toko terparah ialah kios Ridho Buah milik Rifal Hartanto di Jalan Brantas, Kota Blitar.  Kerugian akibat buah yang dijarah mencapai 2,5 juta rupiah.

Ada juga beberapa warung makanan yang tak dibayar oleh oknum suporter. Termasuk belasan bungkus rokok yang diambil tanpa dibayar.

Data kerusakan lain ialah tiga belas sepeda motor dibakar dengan tingkat kerusakan mulai dari sebagian hingga tersisa rangkanya saja.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

X