29 Tahun Lalu Gempa di Flores Membangkitkan Tsunami, 2500-an Meninggal

- Selasa, 14 Desember 2021 | 15:28 WIB
Kawasan yang luluh lantak diterjang tsunami pada Gempa Flores 1992 yang merenggut 2500 jiwa.  (@DaryonoBMKG/Twitter)
Kawasan yang luluh lantak diterjang tsunami pada Gempa Flores 1992 yang merenggut 2500 jiwa. (@DaryonoBMKG/Twitter)

FLORES, AYOSURABAYA.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah akhiri peringatan dini tsunami pada 14 Desember 2021.

Peringatan dini tsunami mengikuti gempa dengan magnitudo 7,5 yang berpusat di Larantuka, Nusa Tenggara Timur.

Peringatan dini tsunami di Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi utara berdampak kepanikan warga setelah sebelumnya terjadi empat kali gempa.

Baca Juga: BMKG Jelaskan Penyebab Gempa di NTT pada Selasa Siang

Melalui akun twitter @DaryonoBMKG, sehari sebelumnya menuliskan cuitannya bahwa 12 Desember 1890 telah terjadi gempa di Pati.

Selain itu, ia juga menuliskan gempa di Laut Flores yang menyebabkan ribuan orang meninggal.

“melawan lupa: hari ini 29thn lalu pada 12 Des 1992 Gempa dahsyat M 7,8 di Laut Flores membangkitkan tsunami menyebabkan 2.500 orang meninggal, 500 orang hilang, lebih dari 500 orang luka-luka dan lebih dari 5.000 orang mengungsi,” cuit @DarsonoBMKG (13/12/2021).

Baca Juga: BMKG Nyatakan Peringatan Dini Tsunami Gempa NTT Sudah Berakhir

Tak lama setelah cuitannya itu, Ia memberikan informasi tentang gempa di selatan Jawa Timur (Tenggara Jember) dengan mangnitudo 5,1.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X